Rumah Di Maria Kemalingan, Terpaksa Ditarik Keluar di Tengah Laga

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Senin, 15 Mar 2021 10:15 WIB
LEIPZIG, GERMANY - NOVEMBER 04: Angel Di Maria of Paris Saint-Germain reacts during the UEFA Champions League Group H stage match between RB Leipzig and Paris Saint-Germain at Red Bull Arena on November 04, 2020 in Leipzig, Germany. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)
Rumah Angel Di Maria dibobol maling saat si pemain sedang bertanding (Foto: Getty Images/Maja Hitij)
Paris -

Nasib kurang baik menimpa Angel Di Maria. Rumahnya dibobol maling saat Di Maria sedang bertanding memperkuat Paris Saint-Germain di laga melawan Nantes.

Di Maria tampil sebagai starter dalam laga PSG Vs Nantes di Parc des Princes dalam lanjutan Ligue 1, Senin (14/3/2021) dini hari WIB. Namun, dia kemudian tiba-tiba ditarik keluar oleh Maurico Pochettino pada menit ke-62 untuk digantikan oleh Leandro Paredes.

Di Maria diganti setelah Pochettino mendapat informasi dari Direktur Olahraga PSG Leonardo kalau rumah pemain asal Argentina itu disatroni maling. Pochettino kemudian menginformasikan kejadian tersebut sambil menemani Di Maria berjalan ke ruang ganti.



Menurut laporan RMC yang dilansir Marca, keluarga Angel Di Maria sedang berada di rumah ketika peristiwa itu terjadi. Situasi sempat berubah jadi menegangkan karena, menurut laporan media-media Prancis, istri dan anak-anak Di Maria sempat jadi korban sandera.

Di Maria langsung meninggalkan Parc des Princes untuk mendampingi keluarganya.

Di Maria pernah mengalami peristiwa serupa saat masih memperkuat Manchester United pada 2015. Rumahnya di Manchester coba dibobol perampok meski pada akhirnya si maling meninggalkan rumah Di Maria dengan tangan kosong.

Kabarnya, Di Maria bukan satu-satunya pemain PSG yang jadi korban perampokan saat pertandingan melawan Nantes. Rumah orang tua Marquinhos juga jadi sasaran maling. Seperti keluarga Angel Di Maria, orang tua Marquinhos juga sedang berada di tempat kejadian perkara saat peristiwa itu terjadi.

Polisi sudah memulai investigasi atas kasus tersebut. PSG juga akan memberikan dukungan penuh kepada dua pemainnya itu dan keluarganya.

(nds/krs)