Hooligan Polandia Ancam Piala Dunia
Jumat, 03 Mar 2006 15:24 WIB
Jakarta - Hooligan asal Polandia menjadi ancaman penyelenggara Piala Dunia 2006. Pertemuan Polandia dengan tuan rumah Jerman pun mendapat perhatian serius. Pada putaran final Piala Dunia 2006, Polandia dan Jerman tergabung di Grup A. Keduanya dijadwalkan bertemu tanggal 14 Juni di kota Dortmund. Pertemuan tersebut diprediksi bakal menimbulkan friksi. Fans Jerman yang dikenal cukup fanatik akan bertemu fans Polandia yang sudah lama tidak mendukung timnasnya di event akbar. "Sebagian besar fans Polandia berlaku sangat baik kala mendukung timnasnya. Tetapi ada juga hooligan yang juga mempersiapkan dirinya menuju Piala Dunia," tutur ketua kelompok fans Nigdy Wiecej (Never Again), Jacek Purski seperti dilansir guardian, Jumat (3/3/2006)."Mereka (hooligan) sudah lama tak memiliki kesempatan mendampingi timnya ke turnamen sepakbola akbar dan mereka ingin membuktikan dirinya. Perilaku hooligan itu di Polandia mengerikan. Mereka biasanya berasal dari kelompok kiri," tambah kelompok yang berbasis di Warsawa ini. Menurut prediksi ada 300 ribu hooligan Polandia yang bakal membanjiri Jerman. Mudahnya mereka datang ke Jerman dikarenakan negeri ini berbatasan langsung dengan Polandia. Tak jarang orang Polandia bolak-balik ke Jerman hanya untuk sekedar shopping (berbelanja).Kekhawatiran makin beralasan mengingat kedua kelompok pernah bentrok di sebuah wilayah di perbatasan kedua negara, Briesen. Ketika itu puluhan fans dari kedua kubu ditangkap.Selain partai melawan Jerman, partai lain yang mengkhawatirkan pihak keamanan adalah kemungkinan pertemuan Polandia dengan Inggris. Polandia akan bertemu skuad Union Jack jika mereka keluar sebagai runner-up Grup A, sementara Inggris tampil sebagai juara Grup B. Meski dalam sejarahnya belum pernah ada bentrok antara Polandia dengan hooligan Inggris tetapi kemungkinan itu tetap mengkhawatirkan. "Reputasi (hooligan) kami sudah terkenal di dunia. Meski sekarang sudah banyak dari mereka yang insaf, kami tetap saja menjadi target yang mudah," tukas atase sepakbola Inggris di Berlin, Andy Battson. Sejauh ini penyelenggara sendiri sudah menaruh perang terhadap hooliganisme dan terorisme sebagai prioritas keamanan mereka. Sebagai langkah preventif sekitar 2,000 personil keamanan bakal diterjunkan. Selain itu Jerman juga meminta bantuan NATO dan Amerika Serikat untuk mengamankan event akbar ini. Selain hooligan Polandia, pendukung Swiss dan Iran juga akan menjadi perhatian pihak keamanan. Mengingat banyaknya komunitas Turki --negara yang disingkirkan Swiss di playoff-- di Jerman membuat fans negeri pegunungan itu menjadi target penyerangan. Sementara fans Iran akan menjadi perhatian menyusul maraknya demo karikatur Nabi Muhammad SAW di negeri tersebut. Yang ditakutkan pihak keamanan ada fans fanatik asal Iran yang sengaja datang ke Jerman untuk mengacaukan event empat tahunan tersebut.Foto: Hooligan, salah satu masalah yang paling ditakuti penyelenggara Piala Dunia 2006 (theage). (mel/)











































