Mourinho: Kami Tetap Lebih Baik
Rabu, 08 Mar 2006 06:00 WIB
Jakarta - Terdepaknya Chelsea dari ajang Liga Champions tidak membuat Jose Mourinho kehilangan keyakinan pada timnya. Bahkan arsitek The Blues itu cukup percaya diri untuk menegaskan timnya lebih baik dari Barcelona.Chelsea memang nyata-nyata terdepak dari kompetisi Liga Champions musim ini. Meski sukses menahan Barca 1-1 di Nou Camp pada leg kedua (8/3/2006) dinihari tadi, namun secara agregat Chelsea tetap kalah 3-2.Meski demikian Mourinho mengaku bahwa pemenang dari dua tim tersebut bukanlah tim yang terbaik. Ia merasa bahwa Chelsea masih lebih baik dari Barca."Kami telah berlaga melawan mereka dalam empat pertandingan di dua musim. Saat tampil 11 lawan 11 mereka tidak bisa mengalahkan kami. Itulah kenyataannya," ungkap Mourinho saat diwawancara ITV1.Mantan pelatih Porto itu menambahkan bahwa skuadnya tampil dengan beban tertentu karena kekalahan 2-1 di leg pertama. Namun yang paling menyesakkan bagi Mourinho adalah ketika timnya kalah dengan situasi yang 'aneh'.Meski demikian Mourinho tetap menerima kekalahan tersebut. Ia juga sedikit menyesalkan bahwa gol yang tercipta dari timnya baru bisa dicetak di menit-menit akhir pertandingan."Jika saja kami memiliki sedikit keberuntungan, jika kami bisa mencetak gol sebelum menit-menit akhir pertandingan, kami mungkin memiliki peluang yang cukup terbuka, sayangnya kami mencetaknya di menit-menit akhir," tukas Mourinho.Tidak adakah ucapan selamat buat lawannya? Ada. "Barca memang tim yang hebat dan kami berharap semoga mereka sukses," ujarnya. "Musim lalu mereka menonton perempatfinal lewat televisi, kini giliran kami." "Kami adalah tim yang sangat berbeda. Barca punya banyak kelebihan di beberapa aspek, dan kami memilikinya pula di aspek yang lain."Hasil tersebut membuat ambisi Mourinho untuk meraih treble gagal tercapai. Peluang Chelsea untuk meraih gelar di musim ini praktis hanya dari dua kompetisi tersisa, yaitu Liga Inggris dan Piala FA.Foto: Jose Mourinho menyalami Frank Lampard seusai timnya disingkirkan Barcelona di Nou Camp (8/3/2006) dinihari tadi (AFP/Cesar Rangel). (ian/)











































