Gareth Bale Tak Gentar dengan Fanatisme Suporter Turki!

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 16 Jun 2021 15:33 WIB
BAKU, AZERBAIJAN - JUNE 12: Gareth Bale of Wales prepares to take a throw in during the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Wales and Switzerland at the Baku Olympic Stadium on June 12, 2021 in Baku, Azerbaijan. (Photo by Valentin Ogirenko - Pool/Getty Images)
Bale tak sabar menanti hadirnya banyak penonton saat Wales melawan Turki. Foto: Getty Images/Valentin Ogirenko - Pool
Jakarta -

Turki akan didukung ribuan suporter fanatiknya saat berjumpa Wales di matchday kedua Grup A Piala Eropa 2020. Namun Gareth Bale tak gentar dengan hal itu, bahkan termotivasi untuk unjuk gigi.

Turki vs Wales akan digelar di Olympic Stadium, Baku, Rabu (16/6/2021) pukul 23.00 WIB. 34 ribu penonton diperkirakan akan hadir, sebab stadion tersebut diperbolehkan menampung 50 persen dari kapasitas maksimal, yakni 68.700 kursi.

Meski begitu, kemungkinan besar Turki akan dihadiri jumlah penonton yang lebih banyak dibandingkan Wales. Maklum, jarak dari Cardiff ke Baku saja nyaris mencapai 5 ribu kilometer, sedangkan Turki memiliki perbatasan langsung dengan Azerbaijan.

ROME, ITALY - JUNE 11: Fans of Turkey show their support prior to the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Turkey and Italy at the Stadio Olimpico on June 11, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Filippo Monteforte - Pool/Getty Images)Suporter Turki akan hadir lebih banyak saat berhadapan dengan Wales. Foto: Getty Images/Filippo Monteforte - Pool

Selain itu, hubungan politik Azerbaijan-Turki juga amat baik, sehingga bukan tak mungkin penduduk lokal juga hadir dan mendukung Turki. Dari sini, jumlah suporter kedua tim diprediksi akan timpang.

Namun Bale yakin Wales bisa mengatasi tekanan tersebut. Terlepas dari kondisi di atas, pemain 31 tahun itu sudah senang bisa kembali melihat banyak penonton di stadion, meski mendukung lawan.

"Bagus kalau bisa bermain di depan banyak penonton. Jelas kami lebih suka bermain di depan 34 ribu suporter Wales, tapi kondisinya tak bisa begitu," kata Bale jelang laga, dikutip Sky Sports.

"(Banyaknya suporter Turki) bisa memicu kami untuk tampil lebih kejam di lapangan, dan semoga hasilnya bisa membungkam mereka."

"Ketika saya bermain di Turki dulu, atmosfernya benar-benar luar biasa. Jelas mereka akan mendukung Turki, tapi kalau sudah sampai di sini, kamu pasti maunya tetap bermain di depan banyak penonton."

"Akan menyenangkan melihat atmosfer di stadion sedikit kembali normal seperti dulu. Inilah pekerjaan kami, kami dulu bertandang ke markas lawan yang kadang mencekam, tapi kami menikmatinya," jelas Bale yang juga kapten Wales itu.

Saksikan keseruan Piala Eropa 2020 bersama detikcom di sini

(adp/krs)