Italia yang Terus Berlari dan Berlari

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 17 Jun 2021 12:15 WIB
ROME, ITALY - JUNE 16: Manuel Locatelli of Italy celebrates with Nicolo Barella after scoring their sides first goal during the UEFA Euro 2020 Championship Group A match between Italy and Switzerland at Olimpico Stadium on June 16, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Italia melangkah ke babak 16 besar Euro 2020 usai libas Swiss 3-0. (Foto: Getty Images/Claudio Villa)
Jakarta -

Italia menggulung Swiss bak air bah dan menyegel satu tempat di 16 besar Euro 2020. Swiss mengakui kalah segalanya dari Gli Azzurri.

Swiss kalah telak 0-3 saat menghadapi Italia di Olimpico, Roma, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. Tampil dominan, tim besutan Roberto Mancini itu mencetak dua gol dari Manuel Locatelli dan satu gol Ciro Immobile.

Kemenangan itu memastikan Italia lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2020, usai meraup enam poin dari dua laga. Mereka unggul dua poin dari Wales dan lima poin dari Swiss di posisi 2 dan 3 Grup A.

Italia bermain efektif dan dinamis. Faktanya, kedua tim mencatatkan jumlah umpan yang sama persis seperti dicatat UEFA: 544 umpan. Bahkan Italia punya akurasi yang sebenarnya lebih buruk dengan 85% berbanding 87% milik Swiss.

Tapi bedanya, Italia lebih efisien dalam membangun permainan, terbukti dengan 13 tembakan dan tiga peluang on target yang seluruhnya jadi gol. Swiss sementara itu punya enam percobaan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.

Satu hal lain yang membedakan kedua tim adalah daya jelajah. Italia menjangkau hingga 112,4 km, yang mana 6 km lebih jauh dari total jarak yang ditempuh para pemain Swiss (106 km). Ini menunjukkan kesungguhan tekad Immobile dkk.

"Kami menghadapi Italia yang sangat kuat. Mereka bikin masalah buat kami, kami tidak di level 100%. Kami kebobolan gol-gol, kami tak yakin, dan itu tidak normal buat kami," kata Pelatih Swiss Vladimir Petkovic dilansir Football Italia.

"Saya sudah bilang kemarin bahwa Italia tidak datang dari laga Turki saja, mereka datang dari perjalanan 29 pertandingan tanpa kekalahan, dengan pemain-pemain yang punya kualitas besar."

"Semuanya (di tim kami) meakukan kesalahan, ini bukan laga yang berjalan 100% dari kami. Kalau iya, situasinya akan berbeda. Italia berlari 6 km lebih jauh dari kami, ini adalah fakta fisik dan mental. Mereka menjelajah dengan kecepatan tinggi, di sanalah perbedaannya," imbuhnya.

Tampil amat meyakinkan dan jadi tim pertama yang menjejak fase gugur, Italia diprediksi bisa mencapai setidak-tidaknya semifinal. Petkovic menyebut mereka salah satu kandidat kuat juara.

"Kalau mereka terus seperti ini, mereka punya peluang untuk finis di empat besar," kata Petkovic.



Simak Video "11 Stadion Laga Euro 2020, Mana yang Ingin Kamu Kunjungi?"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/cas)