Gosens Akhirnya Bisa Gantian Permalukan Ronaldo

Randy Prasatya - Sepakbola
Minggu, 20 Jun 2021 05:30 WIB
MUNICH, GERMANY - JUNE 19: Robin Gosens of Germany celebrates after scoring their sides fourth goal during the UEFA Euro 2020 Championship Group F match between Portugal and Germany at Football Arena Munich on June 19, 2021 in Munich, Germany. (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Robin Gosens tampil top saat Jerman melumat Portugal. (Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein)
Jakarta -

Robin Gosens menjadi bintang keberhasilan Jerman melumat Portugal 4-2. Ini sekaligus bak balasan untuk mempermalukan Cristiano Ronaldo.

Portugal vs Jerman tersaji di Allianz Arena pada matchday kedua Grup F Euro 2020, Sabtu (19/6/2021) malam WIB. Die Mannschaft sempat membobol gawang Portugal di menit kelima lewat Robin Gosens, tapi dianulir wasit karena ada Serge Gnabry dalam posisi offside.

Jerman malah kebobolan duluan di menit ke-15 lewat Ronaldo. Gol balasan tim besutan Joachim Loew baru datang di menit ke-35 lewat bunuh diri Ruben Dias yang gagal antisipasi umpan silang Gosens.

Jerman kemudian berbalik memimpin 2-1. Gol kembali lahir dari bunuh diri pemain Portugal, yang kali ini adalah Raphael Guerreiro.

Gosens kembali membuat Portugal kebobolan di babak kedua. Kali ini umpan silangnya berhasil dimanfaatkan oleh Kai Havertz dan Gosens benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Portugal memperkecil kekalahan lewat Diogo Jota di menit ke-67.

Gosens kemudian dinobatkan sebagai man of the match (MOTO). Ini sekaligus seperti penegasan kepada Ronaldo bahwa Gosens adalah pemain yang juga punya kualitas bagus.

Pemain Jerman yang membela klub Atalanta itu pernah dibikin malu oleh Ronaldo gegara mau bertukar jersey. Momen itu terjadi saat Atalanta melawat ke markas Juventus pada 17 Desember 2020, yang tuntas dengan skor 1-1.

"Setelah pertandingan melawan Juventus, saya mencoba untuk mewujudkan impian saya dengan mendapatkan jersey Ronaldo," kenang Gosens dalam biografinya yang berjudul 'Dreams are Worthwhile'.

"Setelah peluit akhir saya menghampirinya, bahkan tidak sempat ke penonton untuk merayakan hasil yang kami raih ... tapi Ronaldo tidak menerimanya. Saya bertanya: 'Cristiano, bisakah saya memiliki jersey Anda?' Ia bahkan tidak menengok saya, ia hanya berkata: 'Tidak!'"

"Saya benar-benar malu. Saya pergi dan merasa kerdil. Anda tahu saat ketika sesuatu yang memalukan terjadi dan Anda melihat sekeliling untuk memastikan apakah ada yang menyadarinya? Itulah yang saya rasakan dan berusaha untuk menyembunyikannya," ungkapnya.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020 di sini.



Simak Video "Perjalanan 15 Tahun Joachim Loew Bersama Jerman Berakhir!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/nds)