Kalau Saja Belanda Cetak Gol Lebih Dulu...

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 28 Jun 2021 13:25 WIB
Players of Netherlands after the Euro 2020 soccer championship round of 16 match between Netherlands and Czech Republic at the Ferenc Puskas stadium in Budapest, Hungary, Sunday, June 27, 2021. (Bernadet Szabo/Pool via AP)
Ekspresi pemain Belanda usai dikalahkan Ceko. Foto: AP/Bernadet Szabo
Budapest -

Pelatih Belanda Frank de Boer menyesali kekalahan timnya atas Republik Ceko di 16 besar Piala Eropa 2020. Andai skuad Oranje mencetak gol lebih dulu, situasinya akan berbeda.

Bermain di Puskas Arena, Minggu (27/6/2021), Belanda dan Ceko tampil seimbang di babak pertama. Kedua tim juga memiliki jumlah tembakan yang sama, yakni 5.

Di babak kedua, segalanya berubah. Awalnya Belanda memiliki peluang emas lewat Donyell Malen di menit ke-52 yang tinggal berhadapan dengan kiper Tomas Vaclik, namun gagal berbuah gol.

Wout Weghorst of the Netherlands watches as Matthijs de Ligt of the Netherlands walks off the pitch after seeing a red card during the Euro 2020 soccer championship round of 16 match between Netherlands and Czech Republic at the Ferenc Puskas stadium in Budapest, Hungary, Sunday, June 27, 2021. (Bernadet Szabo/Pool via AP)Momen de Ligt (kanan) meninggalkan lapangan karena kartu merah. Foto: AP/Bernadet Szabo

Dalam hitungan detik, Ceko kemudian menyerang dan gagal diantisipasi Matthijs de Ligt, yang akhirnya dihukum kartu merah karena melakukan handball yang disengaja saat terpeleset menghalau pergerakan Patrik Schick.

Bermain 10 orang, Belanda tak bisa apa-apa. Karena butuh gol, de Boer tetap menginstruksikan Belanda menyerang, bahkan memasukkan nama-nama seperti Quincy Promes, Wout Weghorst, hingga Steven Berghuis.

Namun sia-sia, tak ada shot on goal yang tercipta, bahkan mereka kebobolan dua gol lewat sundulan Tomas Holes dan sepakan Schick. Belanda, yang sempat dijagokan juara, kini angkat koper.

Netherlands coach Frank de Boer looks dejected after the Euro 2020 soccer championship round of 16 match between the Netherlands and Czech Republic at the Puskas Arena in Budapest, Hungary, Sunday, June 27, 2021. (Attila Kisbenedek/Pool via AP)Frank de Boer terdiam setelah Belanda tersingkir dari Piala Eropa 2020. Foto: AP/Attila Kisbenedek

Menyoal hasil ini, de Boer mengaku semua kesalahan adalah tanggung jawabnya. Namun ia merasa situasi akan berbeda seandainya Belanda mencetak gol lebih dulu.

"Saya yang bertanggung jawab, dan saya perlu mengevaluasinya," kata Frank de Boer, dikutip The Guardian.

"Jelas itu bukan permainan terbaik kami, tapi bukannya kami tak mendominasi. Kami mengontrol pertandingan di babak kedua, menciptakan dua peluang, tapi di olahraga, detail kecil amat menentukan."

"Dalam semenit, pemain kami (de Ligt) terpeleset dan seketika dunia berubah. Kami harus segera unggul 1-0 tapi itu tak terjadi. Ini pelajaran keras, tapi saya bertanggung jawab, saya yang harus disalahkan," jelas kembaran Ronald de Boer itu.

(adp/krs)