Klaster Inggris Vs Skotlandia, Hampir 2 Ribu Kasus Corona Terdeteksi!

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 30 Jun 2021 21:25 WIB
GLASGOW, SCOTLAND - JUNE 18: Scotland fans react as they support their team in the Euro 2020 game against England on June 18, 2021 in Glasgow, Scotland. England V Scotland is not only the oldest fixture in the world, they have also played one another more than any other two international teams.  Their first encounter was played in 1872 at Hamilton Crescent, Glasgow and their 115th match today at Wembley for Euro 2020. (Photo by Jeff J Mitchell/Getty Images)
Suporter Skotlandia nonton bareng pertandingan melawan Inggris di Euro 2020. (Foto: Jeff J Mitchell/Getty Images)
Glasgow -

Laga Inggris vs Skotlandia di Euro 2020 menghasilkan klaster baru virus corona. Hampir 2 ribu kasus muncul usai pertandingan sarat gengsi itu.

Salah satu pertandingan Grup D Euro 2020 mempertemukan Inggris vs Skotlandia, di Stadion Wembley, London, 19 Juni 2021. Laga itu disambut antusias suporter kedua negara.

Di Skotlandia, ribuan fans datang ke London untuk memberikan dukungan langsung. Belum lagi di Skotlandia sendiri, di mana mereka banyak menggelar nonton bareng menyaksikan negaranya menghadapi rival serumpunnya.

GLASGOW, SCOTLAND - JUNE 18: Scotland fans react as they support their team in the Euro 2020 game against England on June 18, 2021 in Glasgow, Scotland. England V Scotland is not only the oldest fixture in the world, they have also played one another more than any other two international teams.  Their first encounter was played in 1872 at Hamilton Crescent, Glasgow and their 115th match today at Wembley for Euro 2020. (Photo by Jeff J Mitchell/Getty Images)Fans Skotlandia nonton bareng pertandingan melawan Inggris di Euro 2020. Foto: Jeff J Mitchell/Getty Images

Usai laga yang berakhir imbang 0-0 itu, rupanya menghadirkan kekhawatiran di tengah pandemi. Hampir 2 ribu kasus COVID-19 muncul, yang terkait laga Inggris vs Skotlandia.

Dilansir dari Glasgow Live, lebih dari 1.990 orang di Skotlandia dites virus corona dan hasilnya positif. Dua pertiga dari kasus, atau hampir 1.300 kasus, diketahui karena orang tersebut pergi ke London untuk menyaksikan Inggris vs Skotlandia.

Analisis data Test & Protect Case Management System mengungkapkan, antara 11 hingga 28 Juni 2021, 1.991 orang yang biasanya tinggal di Skotlandia dengan diagnosis Covid-19 yang dikonfirmasi laboratorium, teridentifikasi menghadiri satu atau lebih acara Euro 2020 selama masa infeksi. Momen itu menjadi waktu di mana mereka tidak sadar menularkan infeksi kepada orang lain.e

Badan pemerintah Skotlandia telah menandai kasus positif COVID jika mereka menghadiri acara yang diselenggarakan Euro 2020, seperti pertandingan di Hampden atau Stadion Wembley atau Fanzone di Glasgow Green.

Lima puluh lima dari mereka yang dites positif, dilaporkan berada di Fanzone di Glasgow Green. Kemudian 38 di pertandingan Skotlandia dengan Kroasia di Hampden, dan 37 di pertandingan pembukaan tim melawan Republik Ceko.

LONDON, ENGLAND - JUNE 18: Scotland fans let off flares in Leicester Square after the England v Scotland game ended in a 0-0 draw on June 18, 2021 in London, England. England v Scotland is not only the oldest fixture in the world, they have also played one another more than any other two international teams. Their first encounter was played in 1872 at Hamilton Crescent, Glasgow and their 115th match today at Wembley for Euro 2020. (Photo by Rob Pinney/Getty Images)Fans Skotlandia berpesta di London saat mendukung timnya melawan Inggris di Euro 2020. Foto: Rob Pinney/Getty Images

Orang-orang yang dites positif setelah menghadiri pertemuan informal, seperti pub atau pesta rumah untuk menonton pertandingan, juga ditandai.

Adapun hampir tiga perempat, atau 1.470 kasus, dengan label Euro 2020, diderita orang berusia antara 20 dan 39 tahun. Sembilan dari setiap sepuluh kasus diderita laki-laki.

Adapun tempat-tempat perhotelan, seperti pub, menjadi area yang sering dilaporkan. Itu mewakili 34 persen dari semua tempat yang sudah dilaporkan.

"PHS (Public Health Scotland) bekerja sama dengan dewan Test & Protect dan NHS untuk memastikan semua tindakan kesehatan masyarakat diambil dalam kontak dekat kasus EURO 2020 ini, sebagai bagian dari 32.539 kasus yang dilaporkan ke Sistem Manajemen Kasus Test & Protect selama periode ini [11-28 Juni 2021]," kata pernyataan NHS.

(yna/krs)