ADVERTISEMENT

Donnarumma Sudah Pelajari Gaya Menendang Eksekutor Spanyol

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 07 Jul 2021 11:17 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 06: Gianluigi Donnarumma of Italy saves the fourth penalty from Alvaro Morata of Spain in the penalty shoot out during the UEFA Euro 2020 Championship Semi-final match between Italy and Spain at Wembley Stadium on July 06, 2021 in London, England. (Photo by Facundo Arrizabalaga - Pool/Getty Images)
Gianluigi Donnarumma sudah pelajari gaya menendang eksekutor Spanyol (Foto: Getty Images/Facundo Arrizabalaga - Pool)
London -

Gianluigi Donnarumma sudah mempelajari gaya menendang eksekutor Spanyol sebelum adu penalti. Ia dengan tenang menjadi kunci kemenangan Italia.

Italia melaju ke final Piala Eropa 2020. Kepastian tersebut didapat setelah Gli Azzurri menumbangkan Spanyol 4-2 lewat adu penalti di Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.

Laga ini harus dituntaskan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Italia unggul lebih dulu Federico Chiesa di menit ke-60, sebelum Alvaro Morata membuat gol penyama kedudukan di menit ke-80.

Pada babak adu penalti, Manuel Locatelli menjadi satu-satunya penendang Italia yang gagal. Sementara, dua penendang Spanyol menjadi pesakitan yaitu Dani Olmo dan Alvaro Morata karena gagal bikin gol dari titik putih. La Nazionale memastikan kemenangan setelah sepakan Jorginho mengecoh Unai Simon.

Salah satu sosok yang punya peran penting atas kemenangan Italia di babak adu penalti adalah Gianluigi Donnarumma. Kiper yang santer dikabarkan bakal merapat ke PSG ini mampu menepis sepakan Morata.

Ia juga tercatat bisa membaca arah eksekusi dua penendang Spanyol lainnya yaitu Olmo dan Gerarad Moreno. Sepakan Olmo melambung, sedangkan derasnya bola tembakan Morena tak kuasa dibendung Donnarumma.

Kiper 22 tahun ini mengaku memang sudah mempersiapkan diri menghadapi adu penalti dengan mempelajari cara menendang eksekutor Spanyol. Ia juga menegaskan ketenangan menjadi kunci keberhasilannya di babak tos-tosan kali ini.

"Kami melihat semuanya dengan pelatih kiper, dan kemudian ada sedikit insting juga. Saya melihat semuanya selama pertandingan dan saat sebelum penalti," ujar Donnarumma dikutip dari Football Italia.

"Sirigu berbicara kepada saya sebelum adu penalti, tetapi saya tidak bisa mengatakan apa yang dia katakan kepada saya. Dia adalah orang yang luar biasa dan orang yang hebat," ungkapnya soal masukan kiper kedua Italia, Salvatore Sirigu.

"Ini sesuatu yang tak bisa tergambarkan. Saya berusaha tenang, karena saya tahu saya bisa membantu tim," jelas Donnarumma menambahkan.



Simak Video "Euro 2020 Dibuka Turki Vs Italia, Ini Daftar Skuadnya"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT