Euro 2020: Inggris Didenda Rp 516 Juta gegara Fans Laser Kiper Denmark

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 10 Jul 2021 20:30 WIB
Denmarks goalkeeper Kasper Schmeichel (R) saves a penalty by Englands forward Harry Kane (L) during the UEFA EURO 2020 semi-final football match between England and Denmark at Wembley Stadium in London on July 7, 2021. (Photo by Paul ELLIS / POOL / AFP)
Inggris didenda 30 ribu euro (Rp 516 juta) akibat ulah suporter yang menyorotkan laser ke wajah kiper Denmark, Kasper Schmeichel (Foto: PAUL ELLIS/AFP/POOL)
Jakarta -

Inggris didenda atas ulah suporternya yang menyorotkan laser di laga melawan Denmark di Euro 2020. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) didenda 30 ribu euro.

Insiden tersebut terjadi saat Inggris menang 2-1 atas Denmark di semifinal Piala Eropa 2020, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB, lalu. Suporter Inggris kedapatan menyorotkan laser ke kiper Denmark, Kasper Schmeichel.

Sorotan laser itu diarahkan ke wajah Schmeichel saat Harry Kane hendak mengeksekusi penalti di babak tambahan waktu. Meski Schmeichel bisa menepis tendangan Kane, tapi bola muntah disambar oleh striker Inggris itu dan jadi gol penentu kemenangan The Three Lions.

UEFA tak cuma menginvestigasi insiden tersebut. UEFA juga menyelidiki gangguan dari suporter saat lagu kebangsaan Denmark diputar dan penyalaan kembang api.

UEFA kemudian mendakwa Inggris atas tiga kejadian itu. UEFA menjatuhkan hukuman berupa denda senilai 30.000 euro (sekitar Rp 516 juta) kepada Asosiasi Sepakbola Inggris (FA).

"CEBD (Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA) telah memutuskan untuk mendenda Asosiasi Sepakbola Inggris senilai 30.000 euro atas penggunaan laser, gangguan saat lagu kebangsaan, dan menyalakan kembang api," demikian bunyi pernyataan UEFA seperti dilansir Sky Sports.

Inggris yang lolos ke final Euro 2020 usai menyingkirkan Denmark itu akan menghadapi Italia. Duel Italia vs Inggris di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021), diperkirakan akan dihadiri 60.000 penonton.

Simak rangkuman keseruan Euro 2020/2021 di sini.

(nds/nds)