Demi Ekonomi, Italia 'Harus' Juara

Demi Ekonomi, Italia 'Harus' Juara

- Sepakbola
Kamis, 23 Mar 2006 01:13 WIB
Demi Ekonomi, Italia Harus Juara
Jakarta - Demi alasan ekonomi Eropa, Italia dan tuan rumah Jerman 'harus' bertemu di babak final Piala Dunia 2006. Dan demi kebaikan negara tersebut, Italia-lah yang 'mesti' keluar sebagai juara.Demikian hasil pemikiran beberapa pakar ekonomi dari bank Belanda ABN AMRO, menanggapi situasi perekonomian di negara-negara Uni Eropa menjelang digelarnya Piala Dunia pada musim panas mendatang.Para pakar bank tersebut dikenal rajin memberi pandangannya dari sudut ekonomi sebelum event-event sepakbola besar diselenggarakan. Laporan mereka bersifat "ramalan ringan" dan disebut "Soccernomics", namun tetap dilengkapi dengan chart dan analisis data yang detil.Dalam pengamatan para ahli tersebut, Italia dan Jerman membutuhkan momen penting untuk mendongkrak perekonomian mereka yang sedang lesu, dan Piala Dunia adalah momen tersebut.Mereka beranggapan bahwa memenangi Piala Dunia sudah pasti akan menaikkan pendapatan negara mulai dari pos jangka pendek seperti peningkatan penjualan bir dan t-shirt, sampai pada faktor 'perasaan enak' untuk meningkatkan konfidensi kostumer.Jerman sudah memperoleh sebuah keuntungan tersendiri karena bertindak sebagai tuan rumah. Paling tidak, mereka akan kedatangan turis dalam jumlah besar selama turnamen tersebut berlangsung.Agar lebih "adil", maka Italia harus dibiarkan menjadi juara supaya juga mendapatkan income cepat dari event olahraga terbesar di dunia itu. Dari analisis tersebut, Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi tentu akan lebih getol menyemangatkan Fabio Cannavaro dkk untuk tampil maksimal bulan Juni-Juli nanti.Sementara itu, bagi mereka yang lebih mempercayai pasar ketimbang ahli-ahli ekonomi, bank tersebut juga memberi analisis yang didasari pada situs-situs judi di internet, yang menempatkan Brasil sebagai favorit, lalu Inggris.Akan tetapi ada satu argumen statistik yang bisa menghalangi Brasil buat menjadi juara. Apa itu? Fakta bahwa sejak 1958 tidak ada satupun negara Amerika Latin yang mampu memenangi Piala Dunia di daratan Eropa.Foto: Fabio Cannavaro bisa menjadi pahlawan ekonomi Italia jika timnya menjuarai Piala Dunia 2006. (AFP/Paco Serinelli) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads