ADVERTISEMENT

9 Fakta Jelang Italia Vs Inggris di Final Euro 2020

Bayu Baskoro - Sepakbola
Minggu, 11 Jul 2021 12:23 WIB
PARIS, FRANCE - JULY 10:  The Henri Delaunay trophy is displayed prior to the UEFA EURO 2016 Final match between Portugal and France at Stade de France on July 10, 2016 in Paris, France.  (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
9 fakta jelang final Euro 2020 antara Italia vs Inggris. (Foto: Matthias Hangst/Getty Images)
London -

Final Euro 2020 mempertemukan Italia vs Inggris. Berikut ini sembilan fakta mengenai kedua kesebelasan di Piala Eropa.

Partai perebutan juara Piala Eropa 2021 antara Italia vs Inggris digelar Senin (12/7/2021) dinihari WIB. Stadion Wembley menjadi arena pertarungannya.

Ini menjadi final pertama Inggris di Piala Eropa sepanjang sejarah. Tim Tiga Singa melampaui catatan terbaik mereka sebelumnya, yakni menjadi juara tiga di Euro 1968 dan 1996.

Sementara itu, Italia akan memainkan partai final keempat mereka di Piala Eropa. Azzurri sebelumnya sudah tampil di partai pamungkas edisi 1968, 2000 dan 2012.

Dari tiga laga final sebelumnya, Italia hanya mampu meraih satu kemenangan saja melawan Yugoslavia tahun 1968. Mereka tumbang 1-2 dari Prancis di Euro 2000, serta keok 0-4 di tangan Spanyol 12 tahun kemudian.

Laga final Piala Eropa 2020 sekaligus mejadi duel ke-27 bagi Italia dan Inggris di berbagai ajang sejak 1933. Tim Tiga Singa unggul head to head dengan 11 kemenangan, Azzurri menang 8 kali dan 3 laga lainnya berakhir imbang.

Berikut ini 9 fakta menjelang duel Italia vs Inggris di final Euro 2021, seperti dihimpun dari BBC:

- Inggris hanya menang dua kali dari 14 pertemuan terakhir mereka dengan Italia di semua kompetisi. Tiga Singa menang 2-0 pada Juni 1997 dan 2-1 di bulan Agustus 2013 (keduanya pertandingan persahabatan).

- Italia tidak pernah kalah melawan Inggris di turnamen besar. Azzurri menang 1-0 pada Euro 1980, 2-1 di Piala Dunia 1990 dan 2014, serta imbang 0-0 sebelum menang adu penalti di Euro 2012.

KIEV, UKRAINE - JUNE 24: Ashley Young of England is consoled by Steven Gerrard after his penalty miss the UEFA EURO 2012 quarter final match between England and Italy at The Olympic Stadium on June 24, 2012 in Kiev, Ukraine.  (Photo by Christopher Lee/Getty Images)Italia menang adu penalti melawan Inggris di Euro 2012. (Foto: Getty Images/Christopher Lee)

- Ini adalah final turnamen besar ke-10 Italia sepanjang sejarah. Mereka hanya kalah dari Jerman (14) yang merupakan tim Eropa terbanyak tampil di babak puncak kejuaraan internasional.

- Roberto Mancini akan menjadi manajer kedua yang memenangkan gelar Liga Inggris dan memimpin tim nasional di final turnamen besar. Sir Alf Ramsey memenangkan gelar Liga Inggris bersama Ipswich Town pada tahun 1962 dan Piala Dunia 1966 bersama Inggris.

- Italia telah melakukan 12 tendangan dan mencetak tiga gol lewat serangan dari tiga perempat lapangan, lebih banyak dari tim mana pun di Piala Eropa 2020.

- Inggris adalah negara ke-13 yang tampil di final Piala Eropa. Hanya tiga tim debutan dari 12 final sebelumnya yang gagal menjadi juara.

- Inggris telah memenangkan 15 dari 17 pertandingan terakhir mereka di Wembley di semua kompetisi (seri sekali, kalah sekali), mencetak 46 gol dan hanya kebobolan lima kali secara beruntun.

- Kemenangan 2-1 Inggris atas Denmark di semifinal adalah kemenangan kedelapan mereka dalam laga turnamen besar di bawah Gareth Southgate, membuatnya sejajar dengan Alf Ramsey untuk kemenangan terbanyak bersama oleh seorang manajer Inggris di dua kompetisi.

- Harry Kane telah terlibat langsung dalam 28 gol dalam 27 penampilan terakhirnya untuk Inggris di semua kompetisi (19 gol, 9 assist). Satu gol lagi akan membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di turnamen besar dengan 11 gol.

(bay/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT