Ada Kalanya Wijnaldum Merasa Tak Dicintai di Liverpool

Yanu Arifin - Sepakbola
Minggu, 25 Jul 2021 21:50 WIB
AMSTERDAM, NETHERLANDS - JUNE 13: Georginio Wijnaldum of Netherlands celebrates after scoring their sides first goal during the UEFA Euro 2020 Championship Group C match between Netherlands and Ukraine at the Johan Cruijff ArenA on June 13, 2021 in Amsterdam, Netherlands. (Photo by Koen van Weel - Pool/Getty Images)
Georginio Wijnaldum merasa tak dicintai sepenuhnya di Liverpool (Foto: Koen van Weel - Pool/Getty Images)
Paris -

Georginio Wijnaldum curhat usai pindah dari Liverpool. Gelandang asal Belanda itu mengaku kadang merasa tak dicintai di klub lamanya.

Wijnaldum meninggalkan Liverpool pada musim panas ini. Setelah lima tahun berseragam merah, ia tak memperpanjang kontraknya.

Gelandang 30 tahun itu sebenarnya menjadi andalan Liverpool. Ia membantu skuad asuhan Juergen Klopp memenangkan gelar Liga Inggris, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Wijnaldum sendiri memilih pindah ke Paris Saint-Germain. Usai berseragam Les Parisiens, eks pemain Newcastle United itu blak-blakan.

Wijnaldum mengaku merasa tak dicintai di Liverpool. Namun, ia menggarisbawahi, sikap itu datang bukan dari rekan-rekan setimnya.

"Ada saat di mana saya tidak merasa dicintai dan dihargai,' kata Wijnaldum, dilansir Daily Mail.

"Bukan [oleh] rekan satu tim saya, bukan orang-orang di Melwood. Dari mereka saya tahu, saya bisa mengatakan mereka semua mencintai saya dan saya mencintai mereka. Bukan dari pihak itu, lebih ke pihak lain," katanya.

Disinyalir, Wijnaldum menyindir pada petinggi klub. Sebab, Wijnaldum dan Klopp sendiri sebenarnya juga ingin bekerja sama lebih lama lagi.

Sementara kebijakan klub, yang enggan memberi kontrak lebih dari dua tahun kepada pemain berusia 30 tahun, dinilai menjadi pemicu utama kepergian Wijnaldum dari Merseyside.

Sebelumnya, Wijnaldum juga dituding macam-macam oleh legenda Liverpool, Jamie Carragher. Pemain Belanda itu diklaim hengkang demi uang.

(yna/mrp)