Buffon Deja vu Anfield

Buffon Deja vu Anfield

- Sepakbola
Rabu, 29 Mar 2006 10:06 WIB
Buffon Deja vu Anfield
London - Bayang-bayang kegagalan seperti musim lalu segera menyergap kubu Juventus setelah tumbang 0-2 dari Arsenal di Highbury pada Leg pertama babak perempatfinal Liga Champions, Rabu (29/3/2006) dinihari WIB.Seperti diketahui, tahun lalu Juve tersingkir di babak delapan besar setelah kalah agregat 2-1 dari Liverpool. Mereka kalah 2-1 di Anfield dan hanya bisa mendulang hasil imbang tanpa gol di Delle Alpi.Inilah yang membuat Gianluigi Buffon merasa was-was, bahwa kegagalan di tanah Inggris bisa membawa alamat kurang bagus buat mereka."Ini seperti pertandingan saat kami kalah dari Liverpool. Aku tidak tahu apakah kamn menderita dengan iklim Inggris, tapi paling tidak di Anfield kami bisa bikin satu gol. Ada nuansa deja vu," tutur kiper Italia itu dilansir Football Italia.Mengenai penyebab kekalahan timnya, Buffon mengesampingkan faktor jet lag -- Juve baru tiba di London sehari sebelum pertandingan karena penerbangan dari Italia ditunda lantaran cuaca buruk.Menurutnya, Arsenal memang bermain luar biasa. Kecepatan Thierry Henry cs melebihi kecepatan anak-anak Turin. "Kami sudah bermain bagus di babak pertama dan kebobolan satu gol dari serangan balik, yang mana itu taktik terbaik mereka. Aku tidak tahu apakah itu problem kami ataukah Arsenal yang lebih ngebut, terutama karena mereka tidak main di akhir minggu.""Saat turun minum kami telah membahas upaya memberi mereka kesempatan sedikit mungkin. Tapi dalam pandanganku kami malah berhenti main sama-sama. Terbukti kami tidak memahami permintaan pelatih," tambahnya.Soal peluang di leg kedua, Buffon tetap menatapnya, tapi tentu dengan strategi yang lebih matang. "Salah satu masalah kami adalah di Italia kami sering mencoba mengatasi kesalahan dengan berusaha merebut kembali penguasaan bola. Tapi di Eropa, dengan tempo yang lebih cepat, Anda tidak boleh berbuat kesalahan-kesalahan seperti tadi."Foto: Buffon. Was-was untuk pertandingan kedua di Turin. (AFP/Paco Serinelli) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads