Jelang Lyon vs Milan
Ambisi Lyon Diuji Milan
Rabu, 29 Mar 2006 11:05 WIB
Jakarta - Bagi Olympique Lyon ini waktunya berbicara di pentas Eropa. Peluang Lyon cukup terbuka karena mereka mendapat kesempatan pertama dengan menjamu AC Milan di Stade de Gerland. Juara empat kali Liga Prancis berturut-turut ini memasang hasrat tinggi buat meladeni Milan di leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (30/3/2006) dinihari WIB. Maklum, Lyon selama ini belum pernah menembus semifinal di level Eropa. Presiden klub Jean-Michel Aulas tampaknya ingin membuat Stade de Gerland menjadi "neraka" bagi Milan. Ia menekankan pada skuadnya untuk mengulang sukses seperti saat menaklukkan raksasa Spanyol Real Madrid 3-0 di putaran grup F. "Lyon memang berada di bawah bayang-bayang Milan. Ini akan menjadi ujian yang sebenarnya. Kami ingin melakukan pertandingan ini seperti saat kami mengalahkan Real Madrid," tegas Jean-Michel Aulas seperti dilansir Yahoo Sport. Dalam dua musim terakhir di ajang Liga Champions, Lyon memang hanya sampai babak perempat final. Mereka kalah dari juara 2004 Porto, dan berikutnya disingkirkan klub kuat Belanda PSV Eindhoven. Namun di balik ambisi yang besar, pimpinan Liga Prancis ini harus menyadari bahwa masih banyak yang harus dibuktikan untuk bisa menang. Apalagi Lyon tidak akan turun dengan kekuatan terbaiknya setelah Juninho terkena akumulasi kartu kuning. Siapapun tahu, Juninho merupakan pemain kunci. Tak heran jika playmaker Brasil ini telah dinobatkan sebagai man of the match dalam delapan partai Lyon sebelum mereka melaju ke babak knock-out. Meski tak diperkuat Juninho, pelatih Lyon Gerard Houllier sangat yakin peran pemilik tendangan bebas nan maut itu dapat diisi pemain lain. Houllier telah menyiapkan Benoit Pedretti atau Jeremy Clement guna mengisi posisi Juninho. "Kalau Anda kehilangan pemain terbaik, Anda mesti mengatakan cacat. Akan seperti ilan yang mesti bertahan tanpa Kaka atau Shevchenko. Namun kami dapat menutupinya dengan memasukkan pemain lain yang bagus," tukas Houllier. Di lini depan Houllier berharap John Carew dapat terus menunjukkan ketajamannya setelah mengoleksi empat gol di Liga Champions. Sylvain Wiltord diharapkan dapat menambah variasi serangan Lyon. Meski demikian Mantan pelatih Liverpool ini mengakui bahwa Milan merupakan lawan yang cukup tangguh. Namun Houllier tetap optimistis timnya bisa melaju ke babak berikutnya. "Kalau sudah sampai tahap ini semua tim memiliki peluang yang sama. Saya tidak yakin jika Lyon dikatakan underdog. Kami juga memiliki peluang seperti halnya Milan, meskipun saya tetap menghormati rekor mereka di kompetisi ini," ujarnya. Sementara di kubu Milan, pelatih Carlo Ancelloti tampaknya berkonsentrasi dengan lini pertahanannya. Pasalnya, Rossoneri sudah dipastikan tidak akan diperkuat oleh Cafu dan Jaap Stam yang masih dibekap cedera. Sedangkan Il Capitano Paolo Maldini masih diragukan tampil menjadi starter. Pelatih Ancelotti pun telah terang-terangan menyiapkan pemain veterannya yang akan berusia 40 tahun, Billy Costacurta, guna menghadapi Lyon. Di lini depan, Ancelotti kemungkinan besar telah menyiapkan duet Alberto Gilardino dengan Andriy Shevchenko. Sementara Filippo Inzaghi yang sebelumnya tampil luar biasa termasuk mencetak dua gol saat mengatasi Bayern Munich 4-1, akan disimpan. Gilardino yang siap mengisi lini depan Milan pun mengakui bahwa Lyon adalah lawan yang tangguh. "Kami akan menghadapi tim yang kuat, yang memiliki pemain yang bagus dan juga kuat dalam teknik dan fisik," ujarnya. Meski demikian Ancelotti pun merasa optimis dengan kekuatan yang skuadnya. "Kami edang dalam berada dalam kondisi terbaik, baik fisik maupun psikologi, dan itu akan menunjukkan performa kami," kata pelatih Milan ini. "Liga Champions adalah prioritas terbesar bagi kami dan saya berharap sebuahpsychological performa yang baik. Saya ingin kami melihat positif dan mencoba mencetak gol dan lebih dari satu gol," harap Ancelotti. Laga antara Lyon dan Milan in akan disiarkan langsung oleh RCTI dan Star Sports pada pukul 01.45, Kamis (30/3/2005) dinihari WIB. Mampukah Lyon mengejar ambisinya di kancah Eropa dengan mengatasi Milan? Kita tunggu saja.Prakiraan pemain: Olympique Lyon: 1-Gregory Coupet; 31-Francois Clerc, 3-Cris, 4-Patrick Mueller, 20-Eric Abidal; 21-Tiago, 26-Benoit Pedretti, 7-Mahamadou Diarra; 22-Sylvain Wiltord, 10-Florent Malouda; 9-John Carew.1-Dida; 31-Jaap Stam, 13-Alessandro Nesta, 4-Kakha Kaladze, 27-Serginho; 8-Gennaro Gattuso, 21-Andrea Pirlo, 20-Clarence Seedorf; 22-Kaka; 7-Andriy Shevchenko, 11-Alberto Gilardino.Foto: John Carew harapan ambisi Lyon (adressa). (key/)











































