Perempatfinal Liga Champions
Inter Hanya Menang Tipis
Kamis, 30 Mar 2006 03:51 WIB
Milan - Inter Milan membuka peluang lolos ke semifinal setelah menekuk Villareal di leg pertama perempat final yang berlangsung di San Siro. Namun Adriano cs 'hanya' menang 2-1. Kemenangan tipis tersebut membuat posisi Inter masih belum aman. Pasalnya dengan kemenangan 1-0 saja di Stadion El Madrigal, Villareal sudah berhak menggenggam tiket babak empat besar. Namun kemenangan tersebut menjadi modal cukup berharga buat Inter. Tidak hanya itu mereka pun mampu menghentikan rekor belum pernah kalah yang dipegang Villareal dalam 10 pertandingannya di Liga Champions sejak kualifikasi. Di San Siro, Kamis (30/3/2006) dinihari WIB, Villareal nyaris memperpanjang rekor tersebut. Belum genap semenit pertandingan berlangsung, Diego Forlan mampu menjebol gawang Inter. Berawal dari umpan Juan Roman Riquelme, bola diterima Jose Mari, yang langsung melepaskan tendangan. Francesco Toldo bisa menepisnya, tapi kiper timnas Italia itu tidak bisa berbuat banyak saat bola muntah yang jatuh ke kaki Forlan dengan mudah diteruskan striker asal Uruguay ini ke gawang Inter.Tapi Inter cepat bereaksi atas gol tersebut. Selang beberapa detik Adriano nyaris menyamakan kedudukan saat tendangan chip-nya tidak bisa diantisipasi kiper Viera. Tetapi bek Villareal, Javi Venta hadir di saat yang tepat dan membuang bola keluar sebelum melewati garis gawang. Gagal menyamakan kedudukan, Inter tidak menyerah. Selang satu menit peluang Juan Veron lagi-lagi nyaris menjebol gawang Villareal, jika saja tidak diselamatkan Viera. Tetapi Inter tidak perlu menunggu lama untuk menyamakan kedudukan. Menit ke-7, Adriano mencetak gol ke-5 di Liga Champions musim ini setelah menyelesaikan umpan Dejan Stankovich yang gagal disapu barisan belakang Villareal. Gol ini sekaligus yang kedua pemain untuk pemain asal Brasil itu dari 15 pertandingan. Tidak cuma itu gol ke-16 Adriano di Liga Champions itu juga menyandingkan namanya dengan legenda Inter, Sandro Mazzola, sebagai pencetak gol terbanyak klub ini di kompetisi Liga Champions. Setelah skor menjadi 1-1, saling tekan tidak terhindarkan. Meski demikian tuan rumah Inter terlihat lebih dominan. Villareal mendapatkan peluang lagi dari tusukan Forlan. Tendangan bebas Riquelme juga sempat membuat kubu Inter ketar-ketir. Di sisi lapangan yang lain Alvaro Recoba mencobai gawang Yellow Submarines. Viera mengantisipasinya dengan tepat dan tendangan Recoba cuma membuahkan tendangan penjuru. Sundulan Adriano juga semestinya menjadi gol jika tidak melebar tipis di sebelah kiri gawang Viera. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua Inter tidak mengendurkan tekanannya. Hasilnya menit ke-54, Obafemi Martins membawa keunggulan Inter. Striker asal Nigeria itu meneruskan umpan Stankovich dari sisi kiri pertahanan Villareal menjadi gol kedua timnya. Villareal sebetulnya mampu memberikan perlawanan sepadan. Dua kali skuad Manuel Pellegrini memiliki kesempatan bagus menjebol gawang Inter lewat Riquelme. Sayang tendangan bebas pemain asal Argentina itu masih membentur mistar, sementara sebuah tendangan keras memanfaatkan kelengahan lini belakang Nerazzurri masih bisa diatasi Toldo. Meski sampai akhir pertandingan Villareal terus mencoba menekan tuan rumah, skor 2-1 untuk Inter bertahan sampai pertandingan berakhir. Tim:Inter: 1 Toldo; 4 J. Zanetti, 2 Cordoba, 25 Samuel, 33 Wome; 5 Stankovic (18 Kily Gonzalez 82), 14 Veron, 19 Cambiasso, 31 Cesar (23 Materazzi 69); 10 Adriano, 20 Recoba (30 Martins 28)Villareal: 13 Viera; 17 Javi Venta, 2 Gonzalo, 22 Pena, 12 Sorin; 8 Riquelme, 4 Arzo (16 Quique Alvarez 60), 19 Senna, 11 Calleja (21 Santi Cazorla 87); 23 Jose Mari (99 Franco 66), 5 ForlanFoto: Adriano menyamai rekor Sandro Mazzola saat mencetak gol pertama Inter atas Villareal. Pada pertandingan itu Inter menang 2-1 (inter.it) (mel/)











































