Bebas Seks untuk Tim Brasil

Jelang Piala Dunia 2006

Bebas Seks untuk Tim Brasil

- Sepakbola
Sabtu, 01 Apr 2006 02:49 WIB
Bebas Seks untuk Tim Brasil
London - Seks akan sangat membantu psikologi pemain. Dengan pemikiran seperti itu, pelatih Brasil Carlos Alberto Parreira menegaskan dirinya takkan melarang pemainnya melakukan seks saat Piala Dunia Jerman.Kebijakan Parreira ini bertolak belakang dengan pendahulunya Luis Felipe Scolari. Pada Piala Dunia 2002 lalu, Scolari dengan tegas melarang para pemainnya berhubungan seks selama turnamen."Saya tidak berpikir bahwa seks satu hari sebelum pertandingan akan merugikan pemain. Jika hanya seks, itu tidak akan masalah. Yang menjadi masalah ialah jika mereka tidak makan, tidak tidur, merokok atau mabuk. Kalau seks? Itu selalu menyenangkan, dan silahkan saja," ujar Parreira.Sebagai bentuk perhatiannya terhada psikologi pemain, Parreira juga mempertahankan tradisi lama "Tim Samba" yakni membawa istrumen musik sepanjang perjalanan mereka, mulai dari penginapan bahkan di ruang ganti. Salah satu contohnya, Ronaldinho merupakan sosok yang gemar dan mahir memainkan drum untuk mengiringi tarian Samba."Kami sudah melakukan hal ini sejak tahun 1970. Kami membeli instrumen untuk mereka, dan mereka memainkannya di bus. Ini lebih baik dibanding mereka hanya berkata, 'Tuhan, kami akan bertanding menghadapi Jerman atau Inggris di Piala Dunia.' Hal itu tidak menolong," tambah Parreira.Foto: Carlos Alberto Parreira (AFP/Pascal Pavani). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads