Semua Masih Mungkin

Liga Champions Minggu ini

Semua Masih Mungkin

- Sepakbola
Senin, 03 Apr 2006 12:19 WIB
Semua Masih Mungkin
Jakarta - Arsenal boleh digjaya di Highbury, tapi kenapa Juventus tidak bisa melakukan hal yang sama di Delle Alpi? Juga, kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa terjadi pada enam tim lain? Semuanya!Mari tengok Arsenal. Dalam satu bulan terakhir klub London utara ini memang menghasilkan grafik menanjak -- sesuatu yang tergolong telat karena terjadi ketika mereka sudah tak berpeluang meraih prestasi di kancah domestik.Hilangnya Patrick Vieira perlahan-lahan mulai terlupakan oleh kian matangnya permainan remaja Spanyol bernama Cesc Fabregas. Jebolan akademi Barcelona itu pula yang menginspirasikan kemenangan 2-0 The Gunners pada pertemuan pertama melawan Juve minggu lalu.Moral pemain-pemain Arsenal untuk melawat ke Turin, Kamis (6/4/2006) dinihari WIB nanti juga terjaga setelah menang telak 5-0 atas Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris hari Sabtu kemarin."Kami tidak bobolan, kami mencetak banyak gol," demikian manajer Arsene Wenger mendeklarasikan keyakinannya.Jadi, akan muluskah langkah Arsenal untuk pertama kalinya menembus babak semifinal Liga Champions? Seperti halnya kemungkinan, jawabannya tentu bisa ya, bisa juga tidak.Dari kekuatan tim, misalnya, Fabregas malah kemungkinan tidak bisa turun karena mengalami cedera. Bek kanan Emmanuel Eboue juga begitu, setelah ia tampil gemilang dalam dua partai terakhir yang disebut di atas.Bagaimana Juventus? Tidak pernah kalah di kandang sendiri musim ini dengan persentase kemenangan mencapai 85 persen. Ini tentu hal yang mendukung kemunginan ya bahwa tim Zebra bisa membalas kekalahannya.Salah satu kemungkinan tidak mungkin mengacu pada absennya tiga pilar, Vieira, Mauro Camoranesi dan Jonathan Zebina, karena akumulasi kartu. Beruntung Pavel Nedved sudah bisa tampil lagi, begitu pula dengan sang topskor klub, Alessandro del Piero.Melongok ke pertandingan lain, Rabu (5/4/2006) dinihari WIB, Lyon akan melanjutkan pertaruhannya melawan AC Milan di Negeri Pizza, sedangkan Inter mencoba Villareal di tanah Matador berbekal kemenangan 'belum aman' 2-1 di Giuseppe Meazza.Lyon memang gagal membongkar pertahanan Milan di Stade De Gerland minggu lalu dan harus puas dengan skor kacamata. Tapi siapa tahu mereka bisa melakukannya di usaha kedua, terlebih dengan kembalinya Juninho Pernambucano dan kiper Gregory Coupet. Toh, siapa menyangka kemarin Lecce bisa menekuk Rossoneri 1-0 di Seri A.Tapi Milan adalah juara Eropa enam kali. Walaupun peluang meraih Scudetto boleh dibilang telah habis, mereka bisa menyimpan tenaga Andriy Shevchenko dan Kaka yang sengaja diistirahatkan sewaktu melawan Lecce.Inter? Sama seperti Milan, inilah kesempatan terakhir meraih gelar juara bergengsi di musim ini. Namun mereka sudah pasti bakal menerima tekanan hebat dari Villareal, yang hanya butuh kemenangan 1-0 untuk bisa menghadapi Arsenal atau Juve di babak semifinal.Nah, dibanding tiga partai tersebut, duel Barcelona vs Benfica (di atas kertas) mungkin paling bisa ditebak pemenangnya. Biarpun frustasi tak memperoleh gol di Lisbon, namun faktanya pada pertandingan tersebut El Barca sangat dominan.Tapi yang perlu diwaspadai pelatih Frank Rijkaard adalah kesabaran anak-anak buahnya karena ternyata mereka juga mengalami frustasi serupa saat ditahan 1-1 oleh 10 pemain Real Madrid kemarin malam di Nou Camp.Di pihak lain, akan mudahkah Benfica terjengkang di Catalonia? Tidak, jika seluruh pemain plus pelatih Ronald Koeman punya kesamaan tekad dengan winger Laurent Robert. "Kami harus jadi pejuang!"Jadwal pertandingan:Rabu (5/4/2006) dinihari:Milan vs Lyon (RCTI, 01.00 WIB)Villareal vs InterKamis (6/4/2006) dinihari WIB:Juventus vs Arsenal (RCTI, 01.00 WIB)Barcelona vs Benfica (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads