Diam Inggris Soal Hiddink, Adalah Penghinaan

Diam Inggris Soal Hiddink, Adalah Penghinaan

- Sepakbola
Senin, 03 Apr 2006 19:05 WIB
Diam Inggris Soal Hiddink, Adalah Penghinaan
London - Status Guus Hiddink sebagai pelatih paling diincar saat ini, tidak diragukan lagi. Jika Inggris yang jelas-jelas akan kehilangan pelatih, tidak memastikan niatnya, maka hal itu sama dengan menghina.Asosiasi Sepakbola Inggris (FA)sudah sempat melakukan membicaraan dengan perwakilan Hiddink sebulan yang lalu. Namun hasil dari pertemuan tersebut tidak diketahui dengan jelas.Ketidakjelasan yang berlarut-larut inilah yang membuat pihak Hiddink kecewa. Bahkan Agen pelatih asal Belanda itu, Cees van Nieuwenhuien menganggap sikap Inggris yang plin-plan merupakan penghinaan terhadap kliennya."Tidak jelas apakah FA menginginkannya atau tidak. Adalah penghinaan bagi seorang pelatih dengan usia dan kapasitas seperti Hiddink, harus duduk menikmati teh tanpa mengetahui apakah dia menjadi kandidat yang potensial atau tidak," ketus Cees seperti dilansir Sky, Senin (3/4/2006).Pernyataan orang kepercayaan Hiddink itu cukup beralasan. Sebab saat ini saja, timnas Australia rela berbagi dengan klub Belanda PSV Eindhoven untuk mendapatkan servis Hiddink. Bahkan banyak yang mau merekrut mantan pelatih Korea Selatan itu dengan iming-iming bayaran sangat tinggi."Dia memenangkan Liga Champions, juga membawa dua negara ke semifinal," tegas Cees.Alasan yang disebut-sebut menahan langkah Inggris mengajukan penawaran ke Hiddink, adalah soal kewarganegaraannya. Saat ini banyak sekali suara khususnya dalam tubuh FA sendiri yang menginginkan The Three Lions ditangani oleh pelatih asal Inggris.Tradisi ini sempat bertahan sangat lama, hingga akhirnya dipatahkan oleh Sven Goran Eriksson yang merupakan kelahiran Swedia. Namun akibat skandal pernyataannya yang kontroversi soal para pemain Inggris, Eriksson akhirnya menyatakan akan mundur usai Piala Dunia 2006.Foto: Guus Hiddink (AFP/Torsten Blackwood). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads