Koeman Keluhkan Kepemimpinan Wasit
Kamis, 06 Apr 2006 07:11 WIB
Barcelona - Benfica harus mengubur mimpinya masuk ke babak semifinal Liga Champions. Walau mengakui Barcelona lebih baik, tapi pelatih Ronald Koeman mengkritik kepemimpinan wasit yang dianggap sering merugikan pihaknya.Barcelona ternyata menjadi tim yang bisa menghentikan sepak terjang Benfica di Liga Champions musim ini. Dua gol Samuel Eto'o dan Ronaldinho memupus harapan tinggi Benfica untuk meraih gelar juaranya yang ketiga setelah sempat tampil impresif di babak sebelumnya.Pada pertandingan di Nou Camp, Kamis (6/4/2006), Fabrizio Miccoli cs memang dibuat tak berdaya dengan aksi yang dipertontonkan Ronaldinho cs. Dan Koeman pun mengakui kalau tim yang menyingkirkannya punya materi permainan yang lebih baik."Barca memang lebih superior di dua pertandingan. Kami gugup dan kesulitan untuk bisa tampil baik di menit-menit awal. Tapi seiring berjalannya pertandingan kami sempat memiliki beberapa peluang untuk bisa menyingkirkan mereka," sahut Koeman seperti dilansir Yahoosports, Kamis (6/4/2006).Tapi di samping mengakui kedigjayaan lawannya, mantan bek Belanda itu mengeluhkan kepemimpinan wasit di dua pertandingan melawan Barca. Di leg pertama Koeman mempermasalahkan handsball pemain Barca di kotak penalti yang tak mendapat ganjaran penalti. Tapi di leg kedua timnya harus mendapat hukuman penalti setelah melakukan kesalahan yang sama."Barca memang lebih hebat, tapi terlihat kalau apa yang dilakukan wasit malam ini juga memberikan pengaruh besar pada kami. Sangat sulit menghadapi Barcelona, dan lebih sulit lagi saat wasit menentang Anda." "Di leg pertama wasit tidak memberi kami penalti saat pemain Barcelona melakukan handsball di kotak terlarang, tapi saat kami melakukannya penalti diberikan buat mereka. kejadiannya sebenarnya sama, tapi jelas sekali ada perbedaan dalam keputusan yang dikeluarkan wasit," keluh Koeman.Alasan yang dilontarkan Koeman ini sebenarnya agak janggal. Pasalnya walau mendapat hadiah penalti, Ronaldinho gagal memanfaatkannya menjadi gol. Sementara dua gol yang bersarang di gawang Benfica tercipta atas hasil kerjasama yang disusun dengan rapi.Foto: Ronald Koeman merasa diperlakukan tak adil oleh wasit (uefa). (din/)











































