Spanyol Vs Prancis: Laporte 300 Persen Matador, Siap Sikat Ayam Jantan

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 10 Okt 2021 06:35 WIB
COPENHAGEN, DENMARK - JUNE 28: Aymeric Laporte of Spain reacts during the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between Croatia and Spain at Parken Stadium on June 28, 2021 in Copenhagen, Denmark. (Photo by Stuart Franklin/Getty Images)
Aymeric Laporte bakal menghadapi negara asalnya Prancis di final UEFA Nations League (Getty Images/Stuart Franklin)
Milan -

Aymeric Laporte harus menghadapi Prancis yang merupakan tanah kelahirannya. Tapi, Laporte kini sepenuhnya Spanyol dan siap membawa timnya menang.

Final UEFA Nations League yang dihelat di San Siro, Senin (11/10/2021) dini hari WIB besok, akan pertemukan Spanyol vs Prancis. Ini jadi final ideal mengingat kedua tim punya kekuatan merata di seluruh lini.

Peluang keduanya untuk menang terbilang besar dan tinggal bagaimana para pelatih meracik strategi terbaiknya. Spanyol yang ingin mengakhiri puasa trofi hampir sedekade akan mengandalkan Aymeric Laporte di lini belakang.

Kehadiran Laporte tentu akan sangat vital dalam meredam gelombang serangan Prancis. Terlebih laga final ini akan terasa emosional untuk Laporte yang sebetulnya berasal dari negara itu.

Laporte, 27 tahun, lahir di Agen, Prancis namun karier sepakbolanya justru diawali di Spanyol bersama akademi Athletic Bilbao pada 2010. Sepanjang kariernya di timnas Prancis, Laporte adalah kapten di berbagai level usia muda dari U-17 hingga U-21.

Sayangnya, Laporte belum beruntung kala dipanggil ke Timnas Prancis. Dari tiga kali pemanggilan, dia tidak bermain sama sekali dan kalah bersaing dengan bek-bek top lainnya.

Padahal Laporte sudah menolak tawaran bermain di Spanyol pada 2016 karena lebih memilih membela negara asalnya. Ketika panggilan tak kunjung datang, Laporte akhirnya menerima pinangan Federasi Sepakbola Spanyol pada Mei 2021.

Pelatih Luis Enrique membutuhkan Laporte untuk jadi jenderal di lini belakang pada ajang Euro 2020. Setelah itu, Laporte rutin bermain dan sudah mengoleksi 11 caps serta satu gol.

Caps ke-12 akan terasa spesial untuk Laporte karena dia harus mengalahkan Prancis yang merupakan tanah leluhurnya, demi membawa pulang trofi Nations League.

"Ini akan jadi laga spesial untuk saya, tapi saya selalu katakan bahwa saya sangat fokus. Saya tidak cuma 100 persen, tapi 300 persen orang Spanyol," ujar Laporte di Reuters.

"Saya akan memberikan segalanya. Saya akan bertemu mantan rekan setim di timnas usia muda Prancis. Tapi satu-satunya keinginan saya adalah memenangi final ini, itulah yang terpenting untuk saya sekarang," sambungnya.

(mrp/nds)