Jelang AC Milan vs Barcelona
Rijkaard Ingin Buat Sejarah
Senin, 17 Apr 2006 18:10 WIB
Milan - Menjelang leg pertama semifinal Liga Champions, pelatih Barcelona Frank Rijkaard mengatakan pasukannya bisa menciptakan sejarah dengan mengalahkan Milan.Rijkaard akan kembali menginjakkan kakinya di San Siro bersama mantan rekannya sewaktu sama-sama memperkuat Rossineri, Carlo Ancelotti. Bedanya, mereka kini sudah jadi pelatih dan saat ini dalam posisi berhadap-hadapan."Pertemuan kali ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan bahwa kami adalah tim yang hebat. Kami lapar akan kesuksesan, tapi kali ini kehebatan kami akan ditunjukkan di kompetisi Eropa," ujar Rijkaard dilansir Football Italia, Senin (17/4/2006).Milan, menurut mantan pemain internasional Belanda itu, adalah tim yang penuh pengalaman. Mereka mempunyai sistem permainan yang baik dan pertahanan yang sulit ditembus.Rijkaard, yang selama bermain di Milan memenangi dua titel Eropa, telah membuktikan kemampuannya dengan membawa El Barca menjuarai La Liga musim lalu-- dan juga kemungkinan besar musim ini. Kini ia punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa skuadnya tidak hanya hebat di negeri sendiri.Rijkaard sebenarnya pernah bertemu dengan skuad Ancelloti pada Liga Champions musim lalu. Namun pertemuan itu bukan terjadi di semifinal, tetapi babak penyisihan grup. Saat itu keunggulan Milan 1-0 di San Siro lewat gol Andriy Shevchenko berhasil dibalas Barcelona di Nou Camp dengan skor 2-1.Namun nasib kedua tim musim lalu jauh berbeda. Milan berhasil melaju sampai final sebelum ditundukkan Liverpool lewat drama adu penalti. Sedangkan Barca hanya sampai di babak 16 besar setelah kalah agregat 5-4 melawan Chelsea.Kali ini Rijkaard kembali bersama timnya satu tahap lebih baik dari musim lalu. Pertemuannya dengan Ancelloti akan menjadi ajang pembuktian siapa di antara anak asuh Arrigo Sacchi, mantan pelatih Milan era Rijkaard dan Ancelloti, yang terbaik musim ini.Menanggapi berita yang mengatakan Ancelloti berusaha memotivasi skuadnya dengan memasang gambar Ronaldinho di ruang ganti, pelatih berambut gimbal ini mengatakan bahwa ia lebih suka memasang gambar timnya sendiri di ruang ganti agar lebih pede.Foto: Frank Rijkaard kembali ke San Siro. (AFP/Cesar Rangel) (a2s/)











































