Barca Bungkam Milan di San Siro
Rabu, 19 Apr 2006 04:20 WIB
Milan - Kesempatan Barcelona maju ke partai puncak Liga Champions terbuka lebar. Duel pertama babak semifinal di San Siro, Rabu (19/4/2006) dinihari WIB, menghadapi AC Milan berhasil dimenangkannya dengan skor 1-0 berkat gol Ludovic Giuly.Tidak sia-sia pelatih Barcelona Frank Rijkaard menyimpan playmaker Ronaldinho di dua pertandingan terakhir La Liga. Pemain Brasil itu tampil dominan dengan aksi individu juga umpan-umpan akuratnya. Sementara pelatih AC Milan yang konsisten dengan pernyataannya tidak memberikan pengawalan khusus kepada Ronaldinho, harus menelan pil pahit.Sebutan "The Real Final yang terlalu dini" pada pertandingan pun sangat pantas. Kedua tim sama-sama menerapkan strategi menyerang, sehingga pertandingan berlangsung cepat dan menarik. Namun demikian Milan akhirnya harus mengakui bahwa penyelesaian akhir lawan lebih efektif.Andriy Shevchenko cs awalnya terlihat sangat menjanjikan. Selama 15 menit pertama Rossoneri mendapat dua peluang bagus. Kesempatan pertama dimiliki Alberto Gilardino di menit ke-14 yang mendapat bola dari lemparan langsung ke kotak penalti. Sayangnya tendangan kaki kiri striker Italia itu membentur tiang.Selang semenit giliran Sheva yang mengancam gawang Barca. Umpan lambung ke tiang kiri gawang di sambutnya dengan sundulan. Namun arah bola tepat ke kiper Victor Valdes, sehingga sempat ditepis.Barca ketika mendapat giliran menyerang juga menciptakan beberapa peluang lewat tendangan jarak jauh Samuel Eto'o, juga penetrasi Giuly yang terkesan sering lepas dari penjagaan Jaap Stam cs. Namun gawang Milan selama babak pertama tetap aman karena penampilan bagus Dida.Di babak kedua tempo permainan tetap cepat. Gebrakan awal yang ditunjukkan Milan sempat membuat stadion bergemuruh. Apalagi ketika Gilardinho mendapat peluang emas. Di menit ke-50 Sheva melepaskan umpan terobosan ke Kaka di depan gawang. Melihat Gilardinho di tiang jauh, Kaka menyodorkan bola mengecoh kiper Valdes. Namun sambaran Gilardino meleset.Namun konsentrasi Milan yang terlalu fokus untuk menyerang justru menjadi bumerang. Pada menit ke-57, Ronaldinho melepas umpan lambung ke ruang kosong di sisi kanan kotak penalti. Giuly yang sempat membuang kesempatan di babak pertama, kali ini tidak mengulangi kesalahan. Meski di sudut sempit, bola pantul langsung disambar dengan kaki kirinya. Dida yang berdiri hanya sekitar tiga meter, tidak sempat bereaksi menepis tendangan keras Giuly.Ketinggalan 0-1, Milan tidak punya pilihan selain terus menekan. Namun tuan rumah hampir melakukan kesalahan serupa meninggalkan pertahanannya. Begitu serangan Milan patah dan bola berhasil dikuasai, Barca langsung melancarkan serangan balik. Bersama Eto'o dan Giully, Ronaldinho tinggal menghadapi dua pemain bertahan lawan. Bukan mengoper ke Giuly atau Eto'o, Pemain Terbaik Dunia itu memutuskan langsung mencoba dari luar garis kotak penalti. Namun keberuntungan belum memihaknya. Tendangan datarnya yang sudah tidak terjangkau Dida, membentur tiang dan mantul ke luar.Milan seakan bingung menghadapi ancaman serangan balik lawan. Momen ini membuat pemain-pemain Barca bebas berkreasi. Bahkan seorang Anders Iniesta bisa dengan mudah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun kesigapan Dida menyelamatkan gawang Milan.Melihat timnya mampu menguasai pertandingan, pelatih Frank Rijkaard melakukan tactical subtitution dengan memasukkan Juliano Baletti dan menarik Giuly. Namun ini tidak mengurangi serangan Barca. Pada menit ke-76 Ronaldinho lagi-lagi melepaskan umpan indah. Kali ini Eto'o yang dituju. Hanya menghadapi Jaap Stam, bukan masalah bagi Eto'o. Namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti, melebar di sisi kiri gawang Dida.Milan bukan tanpa kesempatan. Sepuluh menit menjelang akhir pertandingan Ambrosini yang berdiri bebas menguasai umpan Kaka di kotak penalti. Namun tendangannya sambil memutar badan terlalu melebar. Paolo Maldini yang masuk di babak kedua juga sempat dapat peluang. Tapi sundulannya ke pojok kanan gawang masih bisa ditangkap Valdes. Kerja keras Milan untuk menyamakan kedudukan akhirnya sia-sia meski setelah mendapat tambahan waktu tiga menit.Kekalahan 0-1 ini menjadi kerugian besar bagi Milan yang harus bertandang ke Nou Camp tanggal 27 April mendatang. Sementara bagi Barcelona, pekan terakhir bulan April ini bisa menjadi sangat indah bagi mereka. Karena saat akan menjamu Milan, Ronaldinho cs kemungkinan punya modal semangat dengan gelar juara Liga Spanyol yang bisa mereka raih pekan ini.TimAC Milan: Nelson Dida, Kakha Kaladze, Alessandro Nesta, Jaap Stam (Cafu 77), Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini 74), Kaka, Andrea Pirlo (Paolo Maldini 67), Clarence Seedorf, Sergio Serginho, Alberto Gilardino, Andriy ShevchenkoBarcelona: Victor Valdes, Jose Edmilson, Rafael Marquez, Presas Oleguer (Thiago Motta 75), Carles Puyol, Ludovic Giuly (Juliano Balletti 71), Andres Iniesta, Mark Van Bommel, Giovanni Van Bronckhorst, Ronaldinho (Gaston Maxi Lopez 89), Samuel Eto'oFoto: Ludovic Giuly berjuang menguasai bola sebelum melepaskan tendangan ke gawang AC Milan, yang kemudian menjadi gol penentu kemenangan Barcelona (AFP/Paco Serinelli). (lom/)











































