Jelang Barcelona vs Milan
Sejarah Tak Dukung Milan
Senin, 24 Apr 2006 13:13 WIB
Jakarta - Tertinggal satu gol saat bermain di kandang sendiri membuat perjalanan AC Milan menuju partai final bertambah berat. Apalagi sejarah tak mendukung Rossoneri untuk melakukan comeback di Nou Camp.Kekalahan 0-1 memang memaksa Milan berjuang ekstra keras di leg kedua Kamis (27/4/2006) mendatang. Di Nou Camp Milan memang pernah membawa pulang kemenangan, tapi beberapa data sejarah dan fakta terkini tak mendukung pasukan Carlo Ancelotti untuk masuk babak final untuk kedua kalinya secara beruntun. Inilah data dan fakta tersebut:- Sepanjang 14 tahun perjalanan Liga Champions (sebelumnya bernama Piala Champions) baru Ajax Amsterdam yang bisa membalikkan ketertinggalan 0-1 di kandang. Di musim 1995/96, Ajax melangkah ke final setelah balik menang 3-0 saat bertandang ke Panathinaikos.- Sejak ditekuk Juventus di leg kedua babak perempatfinal musim 2002/03 Barca tak pernah lagi menelan kekalahan kandang. Dalam sembilan laga terakhir di Nou Camp, tujuh kemenangan bisa diraih dan hanya dua kali main imbang.- Musim ini pasukan Frank Rijkaard punya torehan sangat bagus di depan pendukungnya sendiri dengan meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang. Selain tajam mencetak gol dengan 15 kali membobol gawang tim tamu, Charles Puyol cs juga punya lini belakang yang solid dengan baru tiga kali kecolongan gol.- Sudah 13 kali Barca menjamu lawan dari Italia. Lagi-lagi catatan kandang mereka sangat bagus dengan meraih delapan kemenangan, tiga kali imbang dan hanya dua kekalahan. Salah satu kekalahan tersebut datang dari AC Milan (2-0) di fase grup musim 2000/01. - Pertemuan terakhir kedua tim di Nou Camp terjadi di fase grup musim lalu. Sempat Unggul lewat Andriy Shevchenko, Samuel Eto'o dan Ronaldinho memaksa Milan pulang membawa kekalahan 1-2.- Dari 17 kali kunjungan Milan ke Spanyol, Rossoneri hanya meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang.- Musim ini Milan sudah lima kali melakuakn partai tandang. Namun baru satu kemenangan yang diraih, yakni saat bertandang ke Fenerbahce di fase grup (Milan menang 4-0).- Total kedua tim sudah bertemu 10 kali di berbagai ajang resmi. Tak ada yang unggul dalam seluruh pertemuan tersebut. Kedunya sama-sama punya rekor 4-2-4 dan selisih gol yang juga sama 14-14. Foto: Cafu, Kaka, Shevchenko dan Clarence Seedorf. Catatan sejarah dan fakta terkini tak mendukung Milan lolos ke final (thedailystar). (din/)











































