Jelang Villarreal vs Arsenal
Menanti Klimaks Pellegrini
Selasa, 25 Apr 2006 07:18 WIB
Madrid - Pelatih Villarreal Manuel Pellegrini telah melepas Liga Spanyol demi mempersiapkan timnya di Liga Champions. Kemenangan atas Arsenal merupakan harga yang pantas. Tetapi kalaupun gagal, Pellegrini tetap pahlawan.Prestasi Villarreal di Liga Champions mirip cerita dongeng. Dipandang sebelah mata sebagai pendatang baru, Yellow Submarines malah sampai ke babak semifinal. Kini tinggal dua langkah lagi untuk membuat ending indah dari dongeng tersebut.Kekalahan 0-1 di Highbury pekan lalu menempatkan Villarreal di posisi yang tertekan. Sebab di El Madrigal, Rabu (26/4/2006) nanti, Diego Forlan cs harus membalasnya dengan dua gol.Keharusan tersebut tidaklah mudah. Pellegrini melihatnya sebagai sesuatu yang layak dihargai dengan mengistirahatkan para pemain intinya, seperti yang juga dilakukan sebelum leg pertama. Pellegrini pun menyadari konsekuensi yang harus ditanggung yakni dua kekalahan beruntun di La Liga.Namun Pellegrini tidak merasa ditekan harus membayar hasil buruk di liga domestik. Sebab layaknya seluruh pemain dan suporter, lolos ke semifinal di debutnya di Liga Champions merupakan prestasi yang sulit ternilai. Tak heran jika pilihan Pellegrini untuk fokus di Liga Champions mendapat dukungan penuh."Kami telah melewati semua ganjalan musim ini, tetapi kami tidak pernah puas dengan apa yang telah kami peroleh. Kami di sini untuk maju ke tahap akhir dan meraih final Liga Champions. Semua tekanan ada di Arsenal," tegas Pellegrini dalam konfrensi pers di Madrid, seperti dilansir Reuters, Selasa (25/4/2006).Juan Roman Riquelme yang sangat berpengaruh pada sukses Villarreal, juga sama optimisnya dengan sang pelatih. "Kami menghadapi tim yang hebat di tempat kami sendiri, karena itu kami harus menampilkan permainan yang terbaik. Jika kami melakukannya, kami punya kesempatan sangat besar untuk sampai ke final. Semua kekecewaan di musim ini akan terobati," tandasnya.Sukses ke final berarti Villarreal tetap berpeluang tampil di Liga Champions musim depan, dengan syarat sebagai juara. Jika gagal, maka jangankan Liga Champions, Piala UEFA pun sulit karena saat ini Villarreal terdampar di peringkat sepuluh klasemen sementara.Foto: Manuel Pellegrini (Villarreal). (lom/)











































