Budweiser Diserang Orang Jerman

Jelang Piala Dunia 2006

Budweiser Diserang Orang Jerman

- Sepakbola
Rabu, 26 Apr 2006 22:15 WIB
Budweiser Diserang Orang Jerman
Munich - Orang Jerman tampaknya masih sinis dengan terpilihnya Budweiser sebagai bir Piala Dunia 2006. Apalagi menurut mereka bir buatan Amerika Serikat itu rasanya tidak keruan."Bud adalah air selokan yang encer," demikian sebutan sebagian masyarakat Jerman yang merasa kesal karena FIFA justru memenangi bir luar sebagai official partner Piala Dunia, sedangkan Jerman dikenal sebagai negara bir.Saking kesalnya, seorang fans Tim Panser bernama Johannes sampai membuat website anti-Bud. "Kami tak menginginkan bir ini di Piala Dunia kami," sergahnya."Bud adalah bir terburuk yang pernah Anda bayangkan. Ini hanya sebuah pemaksaan pada lidah Anda," nilai Schnitter. Budweiser, yang mengikat kontrak dengan FIFA setelah Piala Dunia 1998 dan mengeluarkan uang sampai seperempat triliun rupiah untuk mensponsori Piala Dunia 2006, bahkan terancam diboikot warga Jerman yang tidak suka produk dalam negerinya kalah di kandang sendiri.Di saat yang bersamaan Budweiser juga berselisih dengan pabrikan bir asal Ceko yang namanya hampir sama, yaitu Budweiser Budvar. Oleh pesaingnya itu Bud dari AS dilarang memakai nama Budweiser di Jerman.Jika hal itu terjadi maka pemasok bir itu harus menggunakan nama lain merekayaitu 'nheuser-Busch Bud", padahal nama tersebut dianggap sangat tidak menguntungkan buat promosi mereka.Sepertinya tindakan pabrikan Ceko tersebut adalah untuk membalas kejadian di Piala Dunia 994. Pada turnamen yang diadakan di Negeri Paman Sam itu Budweiser Budvar (Ceko) harus menjual produk mereka dengan nama 'Czechvar'.Tetapi bos Budweiser (AS) Tony Ponturo menyangkal bahwa pihaknya akan menyerah begitu saja. "Perselisihan ini tidak akan menghambat usaha kami untuk mengaktifkan program pemasaran di Piala Dunia yang akan meningkatkan citra perusahaan kami di Jerman dan seluruh dunia," tegas Ponturo.Permasalahan ini sebenarnya sudah disadari sejak tahun 2004 saat suporter Jerman memulai protes mereka, namun mereka mengesampingkannya dan menyebutkan bahwa akan lebih penting untuk mempromosikan bir mereka melalui televisi yang akan disiarkan ke seluruh dunia. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads