Jelang Piala Dunia 2006
Presiden Iran Dilarang ke Jerman
Kamis, 27 Apr 2006 16:42 WIB
Jakarta - Suntikan semangat dari seorang presiden untuk sebuah tim nasional umumnya ditunggu-tunggu pemain. Namun mantan pemain Iran malah melarang presiden negaranya hadir di Piala Dunia 2006.Hassan Nayeb-Agah, eks pemain Iran yang pernah tampil di Piala Dunia 1978, mengancam melakukan protes bersama rekan-rekannya apabila Presiden Mahmoud Ahmadinejad bersikeras datang ke Jerman karena khawatir bermuatan politis."Jangan biarkan pemimpin Iran tersebut menyalahgunakan Piala Dunia. Turnamen ini adalah tempat untuk orang yang cinta damai dan orang beradab, bukan tempat bagi rezim penghasut perang," tegas Nayeb-Agah yang mendapat dukungan dari sesame mantan pemain, Bahram Mavadat dan Asghar Adibi. "Jangan biarkan Mahmoud Ahmadinejad memanfaatkan Piala Dunia, nanti sama seperti yang pernah dilakukan Hittler pada Olimpiade 1936," tambah figur yang juga anggota kelompok oposisi dewan nasional Iran itu, seperti dilansir Reuters. Nayeb-Agah dan rekan-rekannya bahkan mendesak tuan rumah untuk menghentikan segala bentuk pembicaraan dengan pemerintah Teheran mengenai keamanan di Piala Dunia nanti. "Negosiasi antara Pemimpin Iran dan pihak Jerman adalah sebuah tindakan memalukan," katanya. "Ini adalah hak warga Iran dan semua orang untuk memprotes kehadirannya. Kriminal seperti dia tidak diperbolehkan untuk ada disini," tekan Abidi. Sebelumnya, utusan dalam negeri kementerian Jerman August Hanning telah menyatakan persetujuannya tentang kerjasama pihak Jerman dan Iran untuk mengatasi kemungkinan ancaman terhadap timnas Iran selama turnamen berlangsung. Sampai saat ini pemerintah Jerman menolak permintaan untuk menghalangi kehadiran Ahmadinejad pada turnamen yang diadakan 9 Juni- 9 Juli itu. Ahmadinejad sendiri tidak menunjukkan indikasi bahwa dirinya berencana hadir, demikian juga juru bicara kedutaan Iran di Jerman yang memilih untuk diam. Melihat keadaan yang berlangsung hingga saat ini, pihak berwenang mulai mengkhawatirkan kemungkinan kelompok oposisi Iran yang memiliki ratusan anggota di Jerman akan melakukan protes keras saat Piala Dunia berlangsung. Bahkan protes tidak hanya datang dari kelompok oposisi itu. Badan Internasional Yahudi anti-rasis dan kekerasan yang bernama Simon Wiesenthal Center juga ikut memprotes dan menyelenggarakan kampanye untuk mendorong FIFA melarang Ahmadinejad datang ke Piala Dunia. Foto: Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Dilarang beri semangat langsung buat Ali Kharimi dan kawan-kawan di Piala Dunia 2006. (AFP) (a2s/)











































