Ujian Berat bagi Polisi Jerman

Ujian Berat bagi Polisi Jerman

- Sepakbola
Jumat, 28 Apr 2006 01:44 WIB
Ujian Berat bagi Polisi Jerman
Jakarta - Bukan hanya timnas yang dipersiapkan Jerman menjelang Piala Dunia 2006. Faktor keamanan juga tidak dapat diabaikan dan ini menjadi tugas Polisi Federal Jerman. Piala dunia memang bukan penyelenggaraan mudah, terutama buat Jerman kali ini. Bukan hanya pelatih nasional Juergen Klinsmann dan para pemain yang sibuk mempersiapkan diri, setiap pihak, terutama Kepolisian Jerman mungkin harus lebih sering lembur karena mendapat tugas ekstra. Selain mengurusi perdagangan perempuan yang berpotensi merebak, masalah kerusuhan suporter dan potensi terorisme membuat pihak kepolisian harus pandai-pandai membagi tugas. Yang jelas tidak akan ada toleransi bagi setiap gangguan yang ada. Juergen Bischoff, yang memimpin persiapan Polisi Federal Jerman menjelang piala dunia, menyebutkan bahwa mereka tidak akan memberikan sedikitpun toleransi pada segala gangguan yang (mungkin) timbul. Hal ini ia katakan dalam sebuah rapat panitia keamanan, Kamis (27/04/2006). Polisi federal bertanggung jawab pada keamanan perbatasan, jalur kereta, dan bandar udara. Pasukan yang diturunkan akan didukung unit cadangan yang siap untuk selalu mobile selama 9 Juni-9 Juli. Pemeriksaan paspor akan diperketat untuk meminimalisasi hooligan dan terorisme. Selama ini jalur keluar dari dan ke dalam Jerman terutama bagi warga Uni Eropa tidak terlalu ketat. Untuk membantu tugasnya, polisi federal akan mendapat bantuan sekitar 300 personil keamanan dari 13 negara, termasuk Inggris dan Polandia. Mereka berhak melakukan penahanan, walaupun mereka nanti tidak diperbolehkan membawa senjata. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads