Terry Tambah Kekhawatiran Inggris

Terry Tambah Kekhawatiran Inggris

- Sepakbola
Senin, 01 Mei 2006 16:33 WIB
Terry Tambah Kekhawatiran Inggris
London - Belum usai kekhawatiran Sven Goran Eriksson dan masyarakat Inggris terhadap berita cederanya Rooney, kini mereka harus menghadapi satu lagi kabar buruk setelah pemain bertahan John Terry dikabarkan ikut cedera. Pertandingan 'final' antara Manchester United dan Chelsea, Sabtu (29/4/2006) kemarin, rupanya menyisakan banyak masalah bagi tim nasional Inggris. Baru beberapa jam setelah Rooney dipastikan mengalami cedera retak metatarstal dan harus beristirahat selama enam minggu, datang lagi berita mengejutkan setelah Terry juga mengalami cedera dan dikhawatirkan tak dapat mengikuti Piala Dunia. Demikian mirror, Senin (29/4/2006).Terry dilanggar oleh Rooney di babak pertama sebelum penyerang muda Inggris tersebut ditekel Paulo Fereira yang menyebabkan dia menderita cedera metatarsal. Dalam insiden itu Rooney menekel dengan keras bek berumur 26 tahun tersebut dan menyebabkan engkel kanan Terry sobek dan harus mendapatkan tiga jahitan untuk menutup lukanya. Saat pertandingan, bek tengah Inggris itu tetap memaksakan tidak diganti dan terus bermain karena ia tidak ingin kehilangan pertandingan yang menentukan Chelsea untuk menjadi juara liga Inggris secara berturut-turut. Yang lebih mengkhawatirkan seusai pertandingan diketahui bahwa kaki Terry juga terkilir dan ditakuti menderita cedera pada ligamen. Menurut situs resmi klub Chelsea, Terry dikabarkan mengalami sakit yang luar biasa di kaki kanannya hingga Minggu pagi. Disebutkan juga bahwa kakinya membengkak dua kali ukuran semula dan Terry membutuhkan bantuan tongkat untuk berjalan. Bahkan karena bengkaknya sangat parah, pihak dokter tim menunda pemeriksaan terhadap cedera tersebut. Eriksson tentu berharap hasil pemeriksaan nanti tidak separah seperti dugaan awal. Jika tidak, apa jadinya pertahanan Inggris tanpa pemain andalannya di Piala Dunia nanti.Foto: John Terry menambah kekhawatiran Inggris (AFP/Paul Barker) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads