Panggil Lagi Balotelli, Bukti Italia Krisis Penyerang?

Putra Rusdi K - Sepakbola
Selasa, 25 Jan 2022 19:20 WIB
ST GALLEN, SWITZERLAND - MAY 28:  Head coach Roberto Mancini shakes hands with Mario Balotelli  during the International Friendly match between Saudi Arabia and Italy on May 28, 2018 in St Gallen, Switzerland.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Timnas Italia tengah krisis penyerang tajam (Foto: Claudio Villa/Getty Images)
Jakarta -

Mario Balotelli dipanggil lagi ke timnas Italia. Roberto Mancini saat ini memang kesulitan menemukan penyerang tajam yang bisa diandalkan.

Balotelli dipanggil oleh timnas Italia untuk menjalani pemusatan latihan di Coverciano. Super Mario kembali ke skuad Gli Azzurri setelah tiga tahun terakhir.

Pemain 31 tahun itu terakhir kali berseragam La Nazionale pada Juli 2018 dalam laga kontra Polandia yang berakhir 1-1 di ajang UEFA Nations League. Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, kepincut memanggil Balotelli usai tampil cukup baik di klub Turki, Adana Demirspor.

Balotelli mengemas delapan gol dan tiga assist dalam 19 laga di Liga Turki musim ini. Mancini tampaknya tengah mencari opsi di lini depan setelah para penyerang Italia tampil tumpul usai juara Euro 2020.

Tumpulnya lini depan Italia ini jugalah yang bikin La Nazionale gagal lolos langsung ke Piala Dunia 2022 di Qatar dan harus berjuang di play-off. Mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 usai Euro 2020.

Satu-satunya kemenangan dibuat Italia saat menang 5-0 dari Lithuania. Selain itu, pasukan Roberto Mancini kesulitan mencetak gol dengan hanya membuat dua gol yang bikin mereka sulit menang.

Ciro Immobile yang jadi pilihan utama Mancini sebagai ujung tombak kerap kali gagal mereplikasi ketajamannya bersama Lazio di timnas Italia. Ia tak mampu mencetak gol dalam tujuh laga terakhir dengan pasukan Mancini.

Jika Immobile buntu, Mancini minim pilihan penyerang tajam lain sebagai ujung tombak. Andrea Belotti yang kerap kali jadi pelapis Immobile sering dibekap cedera dan belum kembali ke performa terbaik.

Mancini pernah mencoba Moise Kean, Giacomo Raspadori, dan Gianluca Scamacca untuk mengisi sektor penyerang Italia, tapi juga tak optimal. Pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2022 menghadapi Irlandia Utara, Italia bahkan memainkan Lorenzo Insigne sebagai false nine.

Krisis penyerang yang tengah dialami Italia bisa dibilang tak lepas dari klub-klub besar Serie A yang lebih mengandalkan penyerang asing. Dari klub di tujuh besar Serie A saat ini tak ada penyerang lokal Italia yang jadi andalan.

Hal ini jelas sebuah ironi. Pasalnya, negeri Pizza di masa sebelumnya menghasilkan banyak penyerang tajam. Sebut saja, Christian Vieri, Luca Toni, Antonio Di Natale, hingga Filippo Inzaghi.

Mancini kini tentu berharap Balotelli bisa menghadirkan solusi dari masalah ini. Italia butuh ketajamannya untuk melaju dari play-off ke Piala Dunia 2022

Simak Video 'Super Mario is Back!':

[Gambas:Video 20detik]



(pur/aff)