Benzema Bela Messi lalu Dapat Kritik Ini: Memang Nonton Laga PSG?

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 26 Jan 2022 13:23 WIB
Real Madrids French forward Karim Benzema reacts during the Spanish Super Cup semi-final football match between Barcelona and Real Madrid at the King Fahad International stadium in the Saudi capital Riyadh on January 12, 2022. (Photo by FAYEZ NURELDINE / AFP)
Karim Benzema dikritik karena membela Lionel Messi. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Paris -

Eks Pemain Paris Saint-Germain Jerome Rothen tersinggung dengan pembelaan Karim Benzema terhadap Lionel Messi. Benzema diyakini tidak mengikuti laga-laga PSG.

Mengingat reputasinya di Barcelona, Messi dianggap belum memenuhi ekspektasi bersama Les Parisiens. Megabintang sepakbola Argentina itu baru mencetak satu gol dan lima assist di Ligue 1 dan lima gol di Liga Champions.

Meski bermain untuk Real Madrid, mantan rival Barca, Benzema tidak segan membela Messi. Striker top Prancis itu bahkan mengatakan bahwa orang-orang yang mengkritik Messi tidak paham dengan sepakbola.

Sementara itu Rothen menjadi salah satu yang kerap menyoroti penampilan pemain terbaik dunia tujuh kali itu. Rothen menilai penilaian Benzema terhadap Messi kurang akurat.

"Ketika dia [Karim benzema] bicara seperti itu, itu karena dia tidak menonton pertandingan-pertandingan PSG," sembur Rothen kepada RMC Sport. "Enggak mungkin karena kalau dia nonton, dia akan setidaknya sedikit mengkritik."

"Ya, memang betul ini bukan Messi yang kita tahu yang datang di PSG. Itulah mengapa kritiknya sangat konstruktif; tidak selalu negatif. Bukan untuk mengatakan bahwa Messi tidak dalam performa terbaiknya. Kami adalah orang-orang yang tidak tahu apa-apa tentang sepakbola, maafkan saya."

"Merasa dituding oleh Benzema yang menyebut kami tidak tahu apa-apa tentang sepakbola, saat Anda mempunyai 16-17 tahun karier di level tertinggi dan bermain sepakbola sejak berusia 5 tahun, menjadi seorang penasihat di akhir karier Anda karena rasa cinta dan gairah untuk sepakbola. Maaf, Karim, tapi kamu sedikit kelewatan," ungkap Rothen.

(rin/krs)