Mane Vs Salah di Final Piala Afrika 2021

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 04 Feb 2022 06:00 WIB
Liverpools Mohamed Salah, right, celebrates after scoring the second goal with Sadio Mane during the English Premier League soccer match between Liverpool and Crystal Palace at Anfield Stadium in Liverpool, England, Wednesday, June 24, 2020. (Paul Ellis/Pool via AP)
Sadio Mane vs Mohamed Salah di final Piala Afrika 2021 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Final Piala Afrika 2021 akan menghadirkan laga Senegal vs Mesir. Duel ini dipastikan dihiasi duel bintang Liverpool antara Sadio Mane vs Mohamed Salah.

Mesir berhasil melaju ke final Piala Afrika 2021. Mereka mampu menumbangkan tuan rumah Kamerun 3-1 lewat adu penalti di Paul Biya Stadium pada laga semifinal, Jumat (4/2/2022) dini hari WIB.

Laga ini harus ditentukan lewat babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga 120 menit. Vincent Aboubakar menjadi satu-satu penendang penalti Kamerun yang bisa menuntaskan tugasnya dengan baik. Sementara tiga penendang Mesir, Zizo, Mohamed Abdel Monem dan Mohanad Lasheen bisa memperdayai Andre Onana.

Mesir sudah ditunggu oleh Senegal di babak final yang bakal berlangsung 6 Februari mendatang. Singa Teranga lebih dulu menggenggam tiket laga puncak usai mengalahkan Burkina Faso 3-1 di semifinal, Kamis (3/2).

Laga final antara Senegal vs Mesir ini dipastikan bakal dihiasi duel dua bintang Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah. Mane dan Salah yang biasanya bekerja sama di The Reds kini harus saling sikut demi gelar Piala Afrika 2021.



Kedua pemain ini sama-sama punya peran krusial mengantarkan negara mereka ke partai final. Mane berkontribusi dengan bikin tiga gol dan dua assist untuk Senegal di ajang ini.

Pada laga semifinal menghadapi Burkina Faso, Mane menjadi bintang kemenangan pasukan Aliou Cisse. Ia bikin satu gol dan satu assist untuk mempermudah jalan Senegal ke laga final.

Untuk Salah, torehannya gol dan assistnya di Piala Afrika 2021 memang lebih sedikit dari Mane. Ia baru mengemas dua gol dan satu assist untuk Mesir.

Meski demikian, pemain 29 tahun ini tetap punya kontribusi besar untuk Mesir. Kepemimpinannya sebagai kapten bisa membawa Mesir melewati situasi sulit di babak fase gugur.

Mesir bisa menumbangkan lawan-lawan berat di fase gugur. Mereka berturut-turut mengalahkan favorit juara yaitu Pantai Gading, Maroko dan Kamerun sejak babak 16 besar hingga semifinal.

Baik Salah maupun Mane kini membidik misi yang sama yaitu meraih gelar Piala Afrika untuk pertama kalinya. Prestasi terbaik keduanya di ajang ini sama-sama adalah menjadi runner-up.

Salah melakukan dengan Mesir pada 2017 kalah di final dari Kamerun. Mane mengalami hal serupa dua tahun berselang dengan Senegal kalah di final dari Aljazair.



Simak Video "Detik-detik SpaceX Luncurkan Satelit Komunikasi Mesir"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)