ADVERTISEMENT

Sadio Mane, Jawara Afrika yang Rendah Hati

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 08 Feb 2022 06:30 WIB
Senegals forward Sadio Mane holds the trophy prior to the ceremony after winning after the Africa Cup of Nations (CAN) 2021 final football match between Senegal and Egypt at Stade dOlembe in Yaounde on February 6, 2022. (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Sadio Mane mengantarkan Senegal menjadi kampiun Piala Afrika 2021. (Foto: AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Yaounde -

Sadio Mane menjadi pahlawan Senegal saat meraih gelar Piala Afrika 2021. Dia mengaku tak akan bisa membawa Senegal juara tanpa dukungan rekan setimnya.

Senegal sukses menyabet titel juara Piala Afrika 2021, Senin (7/2/2022) dini hari WIB. The Lions of Teranga menaklukkan Mesir 4-2 lewat drama adu penalti.

Mane menjadi penendang penalti kelima Senegal saat timnya unggul 3-2. Bola sepakan bintang Liverpool itu gagal dibendung kiper Mesir, Mohamed Abou Gabal, sekaligus memastikan Senegal keluar sebagai juara.

Ini merupakan gelar pertama Senegal sepanjang keikutsertaan di Piala Afrika. Sadio Mane didaulat menjadi Pemain Terbaik Turnamen.

Mane mengaku bangga bisa membawa Senegal menjadi kampiun Piala Afrika 2021. Meski begitu, dia tak mau dianggap satu-satunya pahlawan The Lions of Teranga.

Striker 29 tahun itu menyebut seluruh tim Senegal terlibat dalam kesuksesan kali ini. Mane mendapat dukungan dari rekan setimnya kala gagal mencetak gol dari titik putih di waktu normal.

Seperti diketahui, Senegal mendapat hadiah penalti di awal pertandingan akibat pelanggaran Mohamed Abdel Monem kepada Saliou Ciss. Eksekusi 12 pas Mane bisa ditepis Gabal.

"Ketika saya gagal mengeksekusi penalti pertama, itu merupakan pukulan besar bagi saya. Namun rekan satu tim datang kepada saya dan berkata 'Sadio, kita kalah dan menang bersama-sama. Kami tahu kamu. Kamu telah melakukan terlalu banyak untuk kami - lanjutkan'," kata Mane, dikutip dari BBC.

"Itu membuat saya lebih kuat dan saya pikir hal tersebut membuat perbedaan ketika saya mendapatkan penalti kedua. Anak-anak mendatangi saya dan berkata 'Sadio, kami percaya padamu' dan itu memberi saya lebih banyak motivasi," sambungnya.

"Trofi ini milik seluruh tim Senegal - semua orang pantas mendapatkannya," demikian kata Sadio Mane.



Simak Video "Rumah Sakit di Senegal Terbakar, 11 Bayi Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT