Wenger: Sepakbola Bisa Sangat Kejam

Wenger: Sepakbola Bisa Sangat Kejam

- Sepakbola
Kamis, 18 Mei 2006 06:30 WIB
Wenger: Sepakbola Bisa Sangat Kejam
Paris - Memuji para pemainnya yang telah bermain luar biasa, pelatih Arsenel Arsene Wenger tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya pada kepemimpinan wasit.Yang dikecam oleh Wenger dari wasit asal Norwegia, Terje Hauge, ada dua. Pertama, gol pertama Barcelona di menit 76 yang dicetak Samuel Eto'o; kedua, insiden kartu merah yang diterima kiper Jens Lehmann di menit 18.Untuk kasus yang pertama Wenger menyebut Hauge telah melakukan kesalahan besar karena posisi Eto'o jelas offside sebelum menceploskan bola ke jala Manuel Almunia.Sedangkan kasus kedua, ia juga melihat Eto'o offside saat menerima umpan terobosan Ronaldinho, sampai akhirnya ia dijatuhkan Lehmann di luar kotak penalti. Sejak itu Arsenal bermain dengan 10 orang sampai akhir pertandingan -- dan kalah 1-2 dalam final Liga Champions di Stade de France, Kamis (18/5/2006) dinihari WIB."Saya sangat marah karena gol pertama Barcelona jelas-jelas offside. Wasit membuat satu kesalahan besar di momen yang krusial," ujar Wenger usai pertandingan."Bermain dengan 10 orang melawan 11 orang terasa sangat berat," tambahnya. "Kami lebih suka bila bermain dengan 11 orang. Bila Eto'o tidak offside saat umpan dilepaskan, tentunya wasit harus mengeluarkan Lehmann. Ini pertandingan yang sangat ketat, kami bertahan cukup baik dan kami tahu kami hanya punya sedikit peluang mencetak gol kedua.""Cara kami kalah sungguh sulit untuk diterima karena anak-anak bermain luar biasa, seperti yang telah kami lakukan di Eropa sepanjang musim ini. Tapi di final, yang diingat orang adalah tim yang menang.""Pemain-pemainku malam ini adalah pahlawan, tapi mereka tidak memperoleh ganjaran semestinya. Sepakbola sungguh bisa teramat kejam," imbuh pelatih asal Prancis ini.Kecaman terhadap wasit juga dilontarkan kapten Arsenal, Thierry Henry. "Gol itu offside dan ada beberapa putusan lain yang tidak tepat," kata penyerang yang tiga peluangnya selalu dimentahkan kiper Victor Valdes itu."Aku tak mau berargumen, tapi ini menyakitkan. Anda tak mau kalah di final, apalagi dengan cara seperti ini. Kami bertarung seperti singa dan bisa pulang dengan kepala tegak. Tapi yang akan diingat orang malam ini adalah Barcelona menang dan kami kalah."Foto: Ekspresi kesedihan Thierry Henry setelah Arsenal kalah dari Barcelona . (AFP/Lluis Gene) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads