ADVERTISEMENT

Ballon d'Or 2022 Pakai Format Baru, Messi-Ronaldo Bisa Gagal Menang

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 12 Mar 2022 01:00 WIB
PARIS, FRANCE - NOVEMBER 29: Lionel Messi (ARG / PSG) is awarded with his seventh Ballon DOr award attends the Ballon DOr ceremony at Theatre du Chatelet on November 29, 2021 in Paris, France. (Photo by Aurelien Meunier/Getty Images)
Ballon d'Or 2022 pakai format baru, Lionel Messi tidak bisa menang lagi? (Getty Images/Aurelien Meunier)
Paris -

Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo bisa saja gagal meraih Ballon d'Or 2022. Sebab format baru bakal dipakai untuk menentukan pemenangnya. Kok bisa?

Messi memenangi Ballon d'Or 2021 yang merupakan trofi ketujuh di ajang penghargaan itu, hanya cuma bisa didekati Ronaldo yang punya lima trofi. Terpilihnya Messi sempat mendapat sorotan.

Sebab, Messi gagal membawa Barcelona juara LaLiga dan Liga Champions, meski sukses merengkuh trofi Copa del Rey dan akhirnya meraih gelar juara bareng Timnas Argentina di Copa America.

Apalagi, Messi penampilannya merosot setelah memperkuat Paris Saint-Germain musim ini. Dia baru bikin tujuh gol dari 25 penampilan dan gagal melajukan klubnya di Liga Champions karena tersingkir di babak 16 besar.

Namun, bisa saja terjadi perdebatan ketika Messi nantinya tampil bagus bersama Argentina di Piala Dunia 2022 dan juga di paruh pertama musim depan. Bukan tak mungkin Ballon d'Or jatuh lagi ke tangannya.

Sayangnya, hal itu tidak mungkin terjadi karena France Football sebagai penggagas acara Ballon d'Or mengubah format award tersebut untuk edisi 2022. Majalah asal Prancis itu mengungkapkan tiga kriteria baru untuk menentukan pemenang.

Yang pertama adalah yang dinilai adalah performa sedari Agustus 2021 hingga Juli 2022 alias satu musim kompetisi penuh. Bukan lagi setahun kalender seperti yang sudah-sudah.

Itu artinya Messi dan Ronaldo kemungkinan besar bakal gagal menang. Sebab Piala Dunia 2022 di Qatar tidak akan masuk dalam hitungan dan cuma Piala Eropa Wanita 6-31 Juli yang masuk hitungan.

Piala Dunia 2022 akan masuk hitungan untuk Ballon d'Or 2023, sementara untuk pemenang edisi tahun ini rencananya diumumkan pada Oktober 2022.

Sementara yang kedua adalah voting akan difokuskan pada prestasi individu pemain, bukan lagi kolektif secara tim. Itu artinya jumlah gol, assist, atau penyelamatan seorang kiper bakal sangat menentukan. Ada juga aspek fair play yang diikutsertakan.

Yang terakhir, majalah France Football juga akan memangkas jumlah voter, yakni jurnalis dari 100 besar peringkat negara FIFA, bukan lagi 150 untuk kategori pria dan 50 besar dunia untuk kategori wanita.

Mulai tahun ini, Ambassador Ballon d'Or, Didier Drogba juga akan terlibat, serta pemilih dari edisi sebelumnya yang paling mendekati hasil akhir, yakni Truong Anh Ngoc, Gordon Watson, dan Karolina Hlavackova.

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT