Play-off Piala Dunia: Italia Biasa Hadapi Tekanan di Situasi Sulit

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 23 Mar 2022 03:00 WIB
ROME, ITALY - NOVEMBER 12: Players of Italy line up for the national anthem prior to the 2022 FIFA World Cup Qualifier match between Italy and Switzerland at Stadio Olimpico on November 12, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Italia sudah terbiasa hadapi tekanan (Foto: Getty Images/Claudio Villa)
Florence -

Marco Verratti menegaskan timnas Italia terbiasa berada dalam tekanan jelang play-off Piala Dunia 2022. Gli Azzurri jelas tak mau lagi absen di Piala Dunia.

Italia masih harus berjuang lewat babak play-off untuk lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Hal ini terjadi usai mereka hanya mampu finis di peringkat kedua Grup C pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di bawah Swiss.

Pasukan Roberto Mancini bakal memulai kiprah di babak play-off dengan menghadapi Makedonia Utara di Renzo Barbera, Jumat (25/3/2022) dini hari WIB. Jika La Nazionale menang atas Makedonia Utara, mereka bakal berhadapan dengan pemenangan laga Portugal vs Turki untuk memperebutkan satu tiket ke Qatar.

Italia jelas tak boleh kalah menghadapi Makedonia Utara. Kalah artinya Gli Azzurri bakal kembali absen di Piala Dunia.

Italia sebelumnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Usai masa-masa kelam tersebut, mereka bisa bangkit saat Mancini mengambil alih tim untuk memenangi Piala Eropa 2020.

Kapasitas Italia sebagai juara Eropa kini diuji untuk lepas dari situasi sulit melaju ke Piala Dunia 2022. Hal ini jelas menghadirkan tekanan untuk pemilik empat trofi Piala Dunia tersebut.

Pilar Italia, Marco Verratti yakin rekan-rekannya mampu mengatasi hal ini. Ia menegaskan Italia sudah terbiasa bermain di bawah tekanan.

"Kami terbiasa bermain di bawah tekanan seperti ini. Kami tahu ini momen yang sangat penting dan kami tidak boleh melewatkan Piala Dunia, yang bisa kami lakukan hanyalah memberikan semua yang kami miliki. Lawan kami pasti akan tampil mati-matian, jadi kami harus melakukan hal yang sama," ujar Verratti dikutip dari Football Italia.

"Ketika Roberto Mancini tiba, kami adalah tim dalam kondisi tidak baik. Dia lalu membawa kami untuk memenangkan Piala Eropa. Kerja kerasnya di atas segalanya untuk kami. Sekarang kami adalah tim yang sama sekali berbeda dan kami akan melakukan segalanya untuk pergi ke Qatar," jelasnya.



Simak Video "Euro 2020 Dibuka Turki Vs Italia, Ini Daftar Skuadnya"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)