Roy Keane Dituding Biang Keladi Fans Inggris Cemooh Maguire

ADVERTISEMENT

Roy Keane Dituding Biang Keladi Fans Inggris Cemooh Maguire

Kris Fathoni W - Sepakbola
Jumat, 01 Apr 2022 14:00 WIB
SERRAVALLE, SAN MARINO - NOVEMBER 15: Harry Maguire of England celebrates after scoring their teams first goal during the 2022 FIFA World Cup Qualifier match between San Marino and England at San Marino Stadium on November 15, 2021 in Serravalle, San Marino. (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Harry Maguire. (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Jakarta -

Pekan ini bek Inggris Harry Maguire kena cemooh fans timnya sendiri. Roy Keane, eks kapten Manchester United tempat Maguire kini bermain, dituding jadi biang keladi.

Cemoohan kepada Maguire muncul saat Inggris meraih kemenangan 3-0 atas Pantai Gading di Stadion Wembley. Suporter Tiga Singa diduga merasa Maguire tak layak membela timnas Inggris.

Merespons cemoohan tersebut, sejumlah pemain Inggris seperti Jordan Henderson, Harry Kane, dan Declan Rice sudah melontarkan pembelaan terhadap Maguire. Pun demikian dengan Manajer Inggris Gareth Southgate.

Sementara Danny Mills, mantan pemain timnas Inggris dengan 19 caps, menyebut bahwa cemoohan fans kepada Harry Maguire adalah buntut dari kritikan Roy Keane terhadap bek MU itu.

"Luar biasa, Roy Keane punya pengaruh yang sedemikian masif," kata Mills dalam acara Kick Off-nya talkSPORT.

"Roy Keane mengatakannya, sudah seperti sebuah sabda. Menurutku, ketika Roy Keane bicara kita semua duduk tenang dan menyimak. Ia punya daya tarik besar di dunia (sepakbola) ini, berkat pencapaiannya, atas segala hal yang sudah pernah ia lakukan dan lewati, dan juga dicapainya. Perkataannya memang pantas didengar, tapi terkadang omongannya kejam."

"Tak peduli bagaimana permainannya (Maguire), jika Roy Keane bilang ia sudah tampil buruk dan memalukan, dan ia jelek sekali, kita semua akan sepakat bahkan tanpa melihat sendiri performanya (pemain yang dikritik). Kita mendengar karena Roy Keane (yang bilang) dan karena ia yang bicara kita jadi meyakininya bagaikan itu sabda tanpa melihat langsung (performa pemain yang dikritik). Mungkin sebaiknya kita jangan seperti itu," tuturnya.

(krs/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT