ADVERTISEMENT

Ghana Vs Uruguay di Piala Dunia 2022: Memori Handball Suarez

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 02 Apr 2022 02:30 WIB
JOHANNESBURG, SOUTH AFRICA - JULY 02:  Luis Suarez of Uruguay handles the ball on the goal line, for which he is sent off, during the 2010 FIFA World Cup South Africa Quarter Final match between Uruguay and Ghana at the Soccer City stadium on July 2, 2010 in Johannesburg, South Africa.  (Photo by Cameron Spencer/Getty Images)
Ghana bakal satu grup dengan Uruguay yang menghadirkan kenangan soal handball Luis Suarez.Foto: Getty Images/Cameron Spencer
Doha -

Ghana berada satu grup dengan Uruguay di Piala Dunia 2022. Kenangan pahit handball Luis Suarez pada Piala Dunia 2010 mewarnai pertemuan kembali kedua negara.

Undian Piala Dunia 2022 telah tuntas dilakukan di The Doha Exhibition and Convention Center (DECC), Jumat (1/4/2022) malam WIB. Hasil drawing menempatkan Ghana dan Uruguay berada di Grup H bersama dengan Portugal dan Korea Selatan.

Ghana kini berpeluang membalas kekalahan pahit atas Uruguay pada perempat final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Kala itu, Black Star gagal bikin sejarah jadi negara Afrika pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia akibat ditumbangkan La Celeste dengan adu penalti dalam laga yang diwarnai insiden handball Luis Suarez yang ikonik.

Laga Ghana vs Uruguay berakhir imbang 1-1 dalam 90 menit. Ghana unggul lebih dulu lewat Sulley Muntari sebelum Diego Forlan menyamakan kedudukan untuk membuat laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Di menit akhir perpanjangan, drama handball Suarez terjadi. Penyerang 35 tahun tersebut menahan sundulan Dominic Adiyiah dengan tangannya tepat di garis gawang.

Suarez langsung mendapat kartu merah dan Uruguay mendapat hadiah penalti. Para pemain Ghana bersorak karena diambang kemenangan. Sementara, Suarez menangis meninggalkan lapangan bersiap menjadi biang keladi negaranya tersingkir.

Namun beberapa menit kemudian, segala situasinya berubah 180 derajat. Asamoah Gyan yang maju sebagai eksekutor penalti Ghana sepakannya menerpa mistar.

Suarez yang sebelumnya tampak begitu sedih langsung berubah rupa penuh gembira merayakan kegagalan Gyan. Pada babak tos-tosan peruntungan kemudian berubah untuk Uruguay.

[Gambas:Youtube]



Tim yang saat itu dilatih Oscar Tabarez ini menang 4-2.Dua eksekutor Ghana Dominik Adiyiah dan John Mensah gagal. Semntara di kubu Uruguay hanya Maxi Pereira tak bisa bikin gol dari titik putih.

Uruguay kemudian mengakhiri turnamen ini di peringkat keempat. Mereka kalah 2-3 dari Belanda di semifinal dan dengan tumbang dengan skor serupa dari Jerman di perebutan tempat ketiga.

Suarez besar kemungkinan masih bakal bermain di Piala Dunia 2022. Menarik untuk melihat apakah dirinya bakal bikin drama saat menghadapi Ghana. Apalagi duel Ghana vs Uruguaya bakal terjadi di laga terakhir Grup H yang berpeluang menentukan nasib kedua negara.



Simak Video "Intip Isi Hotel dan Apartemen Qatar yang Bakal Sambut Piala Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT