ADVERTISEMENT

Nggak Sekali Dua Kali, Mourinho Ejek PSG

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 06 Jun 2022 14:22 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 04: Jose Mourinho, Manager of Tottenham Hotspur reacts during the Premier League match between Fulham and Tottenham Hotspur at Craven Cottage on March 04, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Neil Hall - Pool/Getty Images)
Nggak Sekali Dua Kali, Mourinho Ejek PSG (Getty Images)
Jakarta -

Jose Mourinho gosipnya lagi didekati Paris Saint-Germain (PSG). Tapi PSG harus ingat, Mourinho nggak cuma sekali dua kali mengejek tim asal Kota Paris itu!

PSG mencari pelatih baru untuk gantikan Mauricio Pochettino. Beberapa nama masuk dalam daftar, salah satunya adalah Jose Mourinho.

Dilansir dari berbagai sumber, Jose Mourinho memang punya trek rekor oke di kompetisi antarklub Eropa. Mourinho adalah pelatih pertama yang memenangi tiga titel di kompetisi tersebut yakni Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League.

Mourinho dinilai sosok yang tepat untuk meramu PSG yang penuh bintang. Tapi PSG jangan kepedean, karena Mourinho masih terikat kontrak dengan AS Roma sampai tahun 2024.

PSG juga harus ingat, Jose Mourinho punya ragam perkataan yang menyindir atau mengejek PSG. Berikut beberapa perkataan-perkataannya:

"Di Jerman dan Prancis, jika Anda pergi ke klub A (Bayern) atau klub B (PSG), Anda tahu takdir Anda segera ditulis. Di Inggris, ini adalah kompetisi di level tertinggi. Itu yang membuat saya tertarik," katanya ketika baru dipecat dari Spurs.

"Itu adalah suatu kegagalan ketika mereka sudah investasi dengan datangkan banyak pemain top tapi belum juga bisa juara Liga Champions," kata Mourinho ketika PSG kalah di final Liga Champions kontra Munich.

"Tahu nggak siapa pelatih yang paling puas? Mauricio Pochettino, nggak ada yang lain," sindir Mourinho ketika masih bersama Spurs di bursa transfer musim panas.

"Ada perbedaan sepakbola di beberapa negara. Di Prancis, mereka cuma mau menang tapi tidak memikirkan sejarah klub seperti di Inggris," ujar Mourinho.

(aff/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT