ADVERTISEMENT

Vinicius-nya Real Madrid Sedap, Tite Minta Resep ke Ancelotti

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 28 Jun 2022 21:40 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 12: Vinicius Jr of Real Madrid CF celebrates at the end of the UEFA Champions League Quarter Final Leg Two match between Real Madrid and Chelsea FC at Estadio Santiago Bernabeu on April 12, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Vinicius Junior bersinar di Real Madrid musim ini. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Sao Paulo -

Sinar Vinicius Junior bersama Real Madrid membuat Tite terkesan. Pelatih Timnas Brasil itu bahkan meminta resep sukses ke pelatih Los Blancos, Carlo Ancelotti.

Vinicius menjadi pemain Brasil yang sukses musim ini. Bagaimana tidak, ia bisa membawa Los Blancos merengkuh titel juara LaLiga dan Liga Champions.

Bersama Madrid, Vinicius menjadi andalan di sektor sayap. Pelatih Carlo Ancelotti menempatkannya di sisi sayap kiri, yang bisa dijawab dengan penampilan apik.

Pemain berusia 21 tahun itu bisa membuat 22 gol dan 20 assist sepanjang musim 2021/2022. Hal itu membuat Tite memintanya terus bermain di sayap, layaknya Neymar ketika masih berseragam Barcelona.

Pada musim 2013 hingga 2017, Neymar banyak dimainkan di sisi sayap Barcelona. Pemain Timnas Brasil itu sendiri bersinar dengan bisa membuat 105 gol untuk Blaugrana.

Karena itu, Tite rupanya meminta Vinicius Junior meniru Neymar dalam urusan bermain di sayap.

"Ketika kami di sesi latihan, saya bilang ke Vini, 'Kamu adalah Neymar versi 2014, sebab Neymar-nya Barcelona dan tim nasional pada waktu itu adalah Neymar yang bermain di sayap. Hari ini, Neymar menjadi penyerang tengah," kata Tite, kepada Sexta Estrela Podcast, yang dilansir Marca.

"Mereka bilang Neymar akan membuat kesalahan karena bermain di sana. Tapi, posisinya yang membuatnya dia bakal melakukan kesalahan, sebab kreativitas yang dilakukanya akan menentukan," jelas Tite.

Tite juga mengaku meminta saran kepada Carlo Ancelotti, untuk bisa memainkan Vinicius seperti di Madrid. Hal itu agar Vinicius menerapkannya di Brasil.

"Kedewasaannya di Real Madrid butuh dua tahun, tapi di tim nasional lebih cepat. Itu lebih natural, seolah dia bisa melepaskan beban di pundaknya."

"Saya bertanya ke Ancelotti untuk saran, apa yang harus kami lakukan, taktik apa yang mereka pakai, untuk membantu pemain tim nasional bermain seperti yang mereka lakukan di Madrid."

"Kami bicara dalam hal situasi ofensif, yang akan memberinya kebebasan dalam hal kreativitas satu lawan satu. Ini hal indah dan menjadi hal yang transparan dari dua pelatih yang ingin melihat penampilan terbaik darinya [Vinicius Junior]," terangnya.

(yna/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT