ADVERTISEMENT

Messi Jelek Musim Lalu, Maka Tak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2022

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 13 Agu 2022 13:30 WIB
Lionel Messi of PSG celebrates after scoring his sides second goal during the Ligue 1 match between Clermont Foot and Paris Saint-Germain at Stade Gabriel Montpied on August 6, 2022 in Clermont-Ferrand, France. (Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Lionel Messi tak masuk nominasi Ballon d'Or 2022 karena tampil buruk (NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Paris -

Kejutan terjadi ketika Lionel Messi tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2022. Performa jelek La Pulga musim lalu jadi alasannya.

Messi untuk pertama kalinya sejak 2005 tidak ada dalam daftar 30 kandidat peraih Ballon d'Or 2022. Keputusan ini pun dipertanyakan karena prestasi Messi selama setahun tak jelek-jelek amat.

Messi mampu membawa Paris Saint-Germain juara Liga Prancis dan juga sukses memenangi Trofi Finalissima 2022 bareng Timnas Argentina.

Apalagi Messi juga berstatus sebagai pemenang Ballon d'Or musim lalu dan merupakan pemenang terbanyak dengan tujuh gelar.

Meski dikritik keras, France Football Magazine sebagai penggagas acara punya alasan tersendiri kenapa Messi tidak masuk kandidat.

Sebab France Football menjadikan penampilan di klub selama musim 2021/2022 sebagai acuannya. Messi sendiri memang tampil kurang oke di musim perdananya bareng PSG.

Dia cuma bikin 11 gol dan 15 assist dari 34 laga di seluruh kompetisi, statistik terburuknya selama lebih dari 15 tahun.

"Dengan 15 penampilan kali beruntun jadi nominasi sejak 2006, lalu tujuh kali memenangi Ballon d'Or, status pemenang tahun lalu, maka perdebatan soal Lionel Messi tidak terhindarkan saat membuat daftar nominasi," ujar wartawan senior France Football, Emmanuel Bojan, di Daily Mail.

"Pemain Argentina itu memang sempat dibicarakan untuk masuk ke daftar 30 calon, tapi sayangnya persyaratan terbaru Ballon d'Or tidak menguntungkannya; kami menghilangkan kriteria pencapaian selama kariernya dan membuat model baru, yakni berdasarkan penampilan semusim, bukan lagi sepanjang kalender, sehingga tidak mungkin memasukkan prestasinya di Copa America 11 Juli 2021," Bojan melanjutkan.

"Lalu, harus diakui juga kalau musim pertamanya di Paris sangat mengecewakan dari sisi penampilan maupun statistik."

(mrp/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT