Italia Cuma Ingin Tahun Ini Segera Berakhir

ADVERTISEMENT

Italia Cuma Ingin Tahun Ini Segera Berakhir

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 27 Sep 2022 18:20 WIB
BUDAPEST, HUNGARY - SEPTEMBER 26: Players of Italy celebrate the win at the end of the UEFA Nations League League A Group 3 match between Hungary and Italy at Puskas Arena on September 26, 2022 in Budapest, Hungary. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Italia sukses ke semifinal UEFA Nations League 2022/2023. (Foto: Getty Images/Claudio Villa)
Jakarta -

Sukses Italia ke semifinal UEFA Nations League 2022/2023 buat Roberto Mancini tak akan menebus luka gagal ke Piala Dunia 2022. Ia berharap tahun segera berganti.

Italia mengunci tiket semifinal UEFA Nations League 2022/2023 setelah menang 2-0 atas Hongaria di Puskas Arena, Selasa (27/9/2022) dini hari WIB. Dengan hasil itu, Gli Azzurri finis sebagai juara Grup 3 dengan 11 poin, satu poin di depan Hongaria sementara Jerman dan Inggris menempati dua posisi terbawah.

Kelolosan ini jadi sebuah pencapaian tersendiri buat Italia karena mereka bergabung dalam grup sulit, di mana tim sebagus Inggris bahkan terdegradasi. Selain itu, skuad besutan Mancini itu mencapainya tak lama setelah patah hati karena gagal lolos ke Piala Dunia 2022 November-Desember mendatang.

Kiper Italia Gianluigi Donnarumma menyebut lolos semifinal UEFA Nations League menjadi semacam pelipur lara atas absennya mereka dari Piala Dunia 2022. Namun Mancini menyebut ini tak pernah sepadan dengan luka gagal ke Qatar.

"Penting buat kami mencapai empat besar untuk kedua kalinya secara beruntun. Sayangnya, hal-hal lainnya masih tetap terasa, enggak ada jalan keluar dari perasaan itu," ungkapnya kepada RAI Sport dan dikutip Football Italia.

"Anak-anak tampil baik untuk kembali ke trek di grup yang luar biasa sulit, sekarang kami punya lebih banyak tugas untuk dikerjakan. Kami cuma perlu melewati Desember ini, setelah itu segalanya akan terasa lebih mudah," imbuhnya.

Italia gagal ke Piala Dunia 2022 setelah kalah dari Makedonia Utara 0-1 di semifinal Play-off. Hal tersebut menjadi ironi terbesar mereka karena berstatus juara Piala Eropa 2020.



Simak Video "5 Teknologi Canggih yang Hanya Ada di Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/yna)

ADVERTISEMENT