Penyerang Swiss Tolak Selebrasi usai Bobol Tim Tanah Kelahiran

ADVERTISEMENT

Penyerang Swiss Tolak Selebrasi usai Bobol Tim Tanah Kelahiran

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 25 Nov 2022 00:10 WIB
Switzerlands forward #07 Breel Embolo celebrates scoring his teams first goal during the Qatar 2022 World Cup Group G football match between Switzerland and Cameroon at the Al-Janoub Stadium in Al-Wakrah, south of Doha on November 24, 2022. (Photo by FABRICE COFFRINI / AFP) (Photo by FABRICE COFFRINI/AFP via Getty Images)
Breel Embolo menolak selebrasi saat bobol gawang Kamerun (Foto: AFP via Getty Images/FABRICE COFFRINI)
Al Wakrah -

Breel Embolo tak berselebrasi saat membobol gawang tim tanah kelahirannnya Kamerun kala membela Swiss. Pelatih Kamerun Rigobert Song salut dengan sikap Embolo.

Swiss mengawali kiprah di Piala Dunia 2022 dengan meraih kemenangan 1-0 atas Kamerun dalam laga Grup G yang dihelat di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Kamis (24/11/2022). Breel Embolo menjadi pahlawan kemenangan Nati berkat gol tunggalnya di menit ke-48.

Namun usai membobol gawang Andre Onana, Embolo memilih untuk tak berselebrasi. Hal ini tak lepas dari Embolo yang lahir di Yaounde Ibu Kota Kamerun.

Penyerang AS Monaco ini lahir dari kedua orang tua yang berasal dari Kamerun. Orang tua Embolo bercerai saat dirinya kecil.

Embolo dan Ibunya kemudian pindah ke Prancis. Ibu Embolo kemudian menikah lagi dengan warga negara Swiss. Pemain 25 tahun ini memilih membela Swiss sejak dari level junior.

Pelatih Kamerun, Rigobert Song, salut dengan sikap Embolo yang memilih untuk tak berselebrasi usai mencetak gol. Song juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Embolo membawa Swiss meraih kemenangan.

Ia mengungkap punya hubungan yang sangat baik dengan Embolo. Song sudah menganggap mantan penyerang FC Basel ini seperti seorang adik.

"Kami saling mengenal, dia adalah adik laki-laki saya. Kami sering berbicara satu sama lain di telepon dan saya ingin mengucapkan selamat kepadanya. Ini adalah pertandingan yang sangat fair. Hanya karena kita berada di tim yang berbeda, bukan berarti kita tidak tetap bersaudara," ujar Song dikutip dari Reuters.

"Dia tidak merayakan golnya, tapi ini semua adalah bagian dari sepak bola. Saya senang untuknya dan bangga padanya. Dia bersama tim nasional Swiss dan saya jelas ingin dia berada di tim saya, tetapi begitulah hidup," jelasnya.



Simak Video "5 Teknologi Canggih yang Hanya Ada di Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)

ADVERTISEMENT