Australia Dibantai Dulu, lalu Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

ADVERTISEMENT

Australia Dibantai Dulu, lalu Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 01 Des 2022 01:47 WIB
Al Wakrah -

Sepakbola selalu sulit untuk diprediksi. Australia di awal perjalanan Piala Dunia 2022 kena bantai, kini malah dampingi Prancis ke babak 16 besar.

Australia melawan Denmark pada matchday ketiga Grup D di Al Janoub Stadium, Rabu (30/11/2022) malam WIB. Pada saat yang bersamaan, digelar duel Tunisia vs Prancis di Education City Stadium.

Prancis pada saat itu satu-satunya tim yang sudah mengunci tiket ke babak 16 besar, namun tinggal menunggu kepastian sebagai juara grup. Australia, Tunisia, dan Denmark saling berjibaku untuk mendapatkan satu slot dari Grup D.

Tunisia memimpin 1-0 atas Prancis di menit ke-58 lewat Wahbi Khazri. Hasil tersebut untuk sementara membuat Tunisia naik ke urutan kedua, menggeser Australia yang masih imbang tanpa gol melawan Denmark.

Tak lama berselang, Australia kembali merebut posisi kedua dari Tunisia. Mathew Leckie berhasil membawa Australia unggul 1-0 atas Denmark di menit ke-60.

Skor di dua laga itu bertahan sampai laga tuntas. Australia pun berhak finis kedua dengan enam poin di belakang Prancis, setelah kalah selisih gol dan head to head.

Australia sejatinya memulai Piala Dunia 2022 dengan sangat buruk. Setelah sempat memimpin 1-0 melawan Prancis, anak asuh Graham Arnold malah digebuk 1-4.

Jumlah kebobolan yang sangat banyak itu membuat Australia mau tak mau harus sapu bersih di sisa laga demi menjaga potensi kerugian di selisih gol. Australia kemudian mengalahkan Tunisia 1-0 dan kini Denmark dengan skor yang sama.

"Saya sangat bangga dengan usaha para pemain. Ada perubahan haluan singkat, tetapi usaha mereka luar biasa," kata pelatih Graham Arnold kepada BBC.

"Penuh keyakinan dan kerja keras. Para pemain ini datang dengan pola pikir yang hebat. Kami telah mengerjakan ini selama empat atau empat setengah tahun terakhir menyoal keyakinan, energi, dan fokus. Saya bisa melihat dalam mata mereka, mereka sangat siap," tegasnya.

(ran/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT