Kiper Kroasia Memang Jagonya Adu Penalti

ADVERTISEMENT

Kiper Kroasia Memang Jagonya Adu Penalti

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 06 Des 2022 05:05 WIB
Al Wakrah -

Kroasia lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Jepang. Kiper Vatreni lagi-lagi membuktikan diri jago di adu penalti.

Kroasia bertemu Jepang di Al Janoub Stadium, Senin (5/12/2022) malam WIB. Meski tampil dominan, Kroasia harus kebobolan duluan di menit ke-43 lewat gol Daizen Maeda.

Pada babak kedua, Kroasia baru bisa membalas di menit ke-55 lewat sundulan Ivan Perisic. Pertandingan setelahnya berjalan alot dan skor 1-1 bertahan hingga 90 menit habis.

Tak ada gol selama 30 menit babak tambahan waktu, sehingga harus dilakukan adu penalti biasanya memang lebih soal keberuntungan tim. Pada babak tos-tosan kali ini, Kroasia berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 3-1!

Kemenangan ini didapat karena kehebatan kiper Kroasia Dominik Livakovic yang membendung tiga eksekutor Jepang, yakni Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, dan Yama Yoshida.

Hanya sepakan Takuma Asano yang sukses mengecoh Livakovic. Sementara dari kubu Kroasia, cuma Marko Livaja yang gagal karena bola membentur tiang.

Melihat keberhasilan Livakovic menepis tiga penalti tidaklah mengherankan, karena kiper-kiper Kroasia punya sejarah oke di adu penalti Piala Dunia.

Soccer Football - World Cup - Round of 16 - Croatia vs Denmark - Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Russia - July 1, 2018  Croatia's Danijel Subasic saves a penalty from Denmark's Lasse Schone (not pictured) during the shootout  REUTERS/Jason CairnduffDanijel Subasic saat menepis tiga penalti Denmark di 16 Besar Piala Dunia 2022 (Foto: Jason Cairnduff/Reuters)

Empat tahun lalu, Danijel Subasic yang menepis tiga penalti Denmark dalam babak tos-tosan di Babak 16 Besar. Selain kedua kiper Kroasia, itu ada juga eks kiper Portugal Ricardo yang mencatatkan pencapaian serupa.

Ricardo melakukannya pada Piala Dunia 2006 saat Portugal menyingkirkan Inggris di babak perempatfinal. Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Jamie Carragher tak bisa menaklukkan Ricardo.

"Kami di timnas Kroasia memang biasa melakukan ini, Anda bisa lihat empat tahun lalu. Saya cuma melanjutkan tradisi," ujar Dominik Livakovic di AP.

(mrp/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT