Spanyol: Passing, Passing, Passing... Tersingkir

ADVERTISEMENT

Spanyol: Passing, Passing, Passing... Tersingkir

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 07 Des 2022 06:20 WIB
AL RAYYAN, QATAR - DECEMBER 6: Ansu Fati of Spain, Pedri Gonzalez of Spain, Aymeric Laporte of Spain, Alejandro Balde of Spain and Carlos Soler of Spain looks dejected after the Round of 16 - FIFA World Cup Qatar 2022 match between Morocco and Spain at the Education City Stadium on December 6, 2022 in Al Rayyan, Qatar (Photo by Pablo Morano/BSR Agency/Getty Images)
Spanyol tumpul saat menghadapi Maroko (Foto: Getty Images/BSR Agency)
Jakarta -

Spanyol tersingkir dari Piala Dunia 2022 usai kalah adu penalti dari Maroko. Padahal, Tim Matador menguasai laga dengan mencatatkan lebih dari seribu umpan.

Spanyol kalah 0-3 dari Maroko lewat adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 tersaji di Education City Stadium, Al Rayyan, Selasa (6/12) pukul 22.00 WIB. Laga harus dituntaskan melalui setelah tanpa gol selama 120 menit.

Pada babak tos-tosan tiga penendang Spanyol Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets gagal menjalankan tugasnya. Sementara di kubu Singa Atlas hanya Badr Benoun yang gagal mencetak gol. Abdelhamid Sabiri, Hakim Ziyech, dan Achraf Hakimi sukses memperdayai Unai Simon.

Spanyol tersingkir padahal begitu dominan sepanjang laga ini. Dikutip dari Opta, La Furia Roja mencatatkan penguasaan bola 76,8 persen dibanding Maroko yang hanya 23,2 persen.

Pasukan Luis Enrique juga mencatatkan lebih dari seribu umpan sepanjang 120 menit tepatnya 1.019 umpan. Mereka memiliki persentase akurasi umpan di daerah lawan sebesar 85,5 persen.

[Gambas:Opta]

Namun apalah artinya bisa mengalirkan bola dengan lancar tanpa lini depan yang tajam. Itulah masalah yang jadi biang keladi Spanyol tersingkir karena tak bisa mengoptimalkan peluang dengan baik.

Spanyol bikin 13 percobaan tembakan di laga ini tapi hanya satu yang mengarah ke gawang. Persentase akurasi tembakan Spanyol begitu buruk yaitu 7,7 persen.

Luis Enrique awalnya memainkan Marco Asensio menjadi false nine. Tak berjalan dengan baik, ia kemudian memasukan Alvaro Morata sebagai target man di babak kedua. Kehadiran Morata juga tak optimal karena akurasi umpan silang Spanyol yang buruk dengan persentase hanya 19,2 persen.

Buruknya penyelesaian Spanyol bahkan berlanjut ke adu penalti hingga mereka tersingkir. Dominasi seribu umpan Spanyol menjadi sia-sia.

Simak Video 'Spanyol Tumbang, Dibantai Maroko Lewat Adu Penalti':

[Gambas:Video 20detik]



(pur/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT