Panas! Tite Serang Balik Keane soal Joget Pemain Brasil

ADVERTISEMENT

Panas! Tite Serang Balik Keane soal Joget Pemain Brasil

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 07 Des 2022 07:40 WIB
Doha -

Pelatih Timnas Brasil, Tite, membalas kritik Roy Keane atas selebrasi joget para penggawa Tim Samba. Komentar legenda Manchester United itu dianggapnya kasar.

Keane mengungkapkan ketidaksukaan dia kepada perayaan gol Brasil di laga 16 besar Piala Dunia 2022. Selecao menaklukkan Korea Selatan 4-1 di Stadium 974, Selasa (6/12/2022).

Para pemain Brasil merayakan setiap gol yang bersarang dengan tarian. Pada gol ketiga yang dicetak Richarlison, Tite bahkan ikut menari dengan anak-anak asuhnya di pinggir lapangan.

Dalam pandangan Roy Keane, selebrasi joget Brasil merendahkan lawan. Dia terutama geram ketika Tite ikut-ikutan menari bersama Vinicius Junior cs.

"Ya, saya tidak suka itu. (Pundit) Eni (Aluko) sudah bicara soal budaya dan itu memang cara mereka, tapi saya kira ini sangat tidak menghormati lawan," kata Keane di ITV.

WEST BROMWICH, ENGLAND - FEBRUARY 12: Notts Forest  assistant Roy Keane looks on during the Sky Bet Championship EPL match between West Bromwich Albion and Nottingham Forest at The Hawthorns on February 12, 2019 in West Bromwich, England. (Photo by Stu Forster/Getty Images)Legenda Manchester United yang kini aktif sebagai pundit, Roy Keane. (Foto: Getty Images/Stu Forster)

"Skornya 4-0 dan mereka melakukannya setiap saat. Saya tidak keberatan dengan tarian kecil yang pertama atau apa pun yang mereka lakukan. Namun yang berikutnya, dan kemudian pelatih juga ikut-ikutan!" Keane menambahkan.

"Saya tidak senang. Saya kira itu tak bagus. Tidak menghormati," kata Keane.

Komentar pedas Keane direspons keras Tite. Pelatih 61 tahun tersebut menilai apa yang dilakukan para pemainnya adalah simbol perayaan.

"Saya harus berhati-hati karena selalu ada orang-orang kasar yang mengatakan itu tidak sopan. Ini adalah demonstrasi kegembiraan, sebuah perayaan," ucap Tite, dikutip dari The Sun.

Pernyataan Tite didukung penuh gelandang Brasil, Lucas Paqueta. Dia menyebut joget para pemain tidak dimaksudkan untuk merendahkan lawan.

"Tarian adalah representasi dari kegembiraan kami setelah mencetak gol. Kami tidak melakukannya untuk merendahkan siapa pun, kami tidak berjoget di depan lawan kok," kata Paqueta.

"Kami semua berkumpul untuk merayakannya. Jika mereka tidak menyukainya, maka tak ada lagi yang bisa dikatakan," pungkasnya.

(bay/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT