sepakbola

Liverpool Masih Menanti Keputusan

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Liverpool Masih Menanti Keputusan


- detikSepakbola

Haifa - Maccabi Haifa masih berupaya meyakinkan Liverpool supaya bermain di Israel. Namun UEFA cenderung mendukung keinginan Liverpool untuk memindahkan jadwal ke negara lain. Liverpool dipusingkan dengan partai leg kedua melawan Haifa di babak ketiga kualifikasi Liga Champions yang rencananya dilangsungkan 22-23 Agustus mendatang. The Reds mempermasalahkan kewajiban mereka bertolak ke kandang Haifa, mengingat di Israel tengah terjadi konflik bersenjata yang sedang panas-panasnya. Liverpool, melalui pelatih Rafael Benitez, telah menegaskan keenganan mereka untuk bermain ke Israel atas dasar keselamatan. Apalagi main di Haifa, kota yang sempat menjadi sasaran rudal-rudal Hizbullah. Tapi oleh Haifa alasan Liverpool dianggap berlebihan. Apalagi klub tersebut sudah bersedia memindahkan partai kandang mereka ke Tel Aviv, ibukota Israel yang relatif lebih tenang. "Saya tahu kalau Liverpool telah berbicara dengan UEFA dan mengatakan kalau mereka tidak mau bermain di Israel," kata Presiden Haifa, Ya'akov Shachov seperti dilansir The Sun, Minggu (30/7/2006). "Saya tidak terkejut dengan sikap ini. Tetapi tidak ada bahaya di Tel Aviv, saya bisa menjamin keselamatan mereka," tukasnya. Shachov pun menegaskan keinginan mereka memindahkan partai ke Tel Aviv. Alasannya kota itu belum terjamah konflik. "Tel Aviv adalah kota yang tenang. Kita harap itu tetap bertahan hingga kami bisa menjamu Liverpool," tukasnya. Namun, bahkan UEFA, tidak yakin dengan jaminan keamanan dari Haifa itu. "Kami telah meminta FA Israel dan pihak berwenang agar memberikan jaminan keselamatan. Situasinya berubah tiap hari dan itu menjadi kekhawatiran kami," sahut jubir UEFA, Rob Faulkner. Ditambahkan oleh Faulkner, sebagai alternatif kedua partai akan digelar di luar Israel. Ke mana? Masih belum pasti. Tapi mengingat Liverpool juga menolak main di negara tetangga Israel, Siprus, partai bisa digelar di negara yang secara geografis jauh dari Israel yakni Belanda atau Slovenia. "Kuncinya adalah keselamatan para pemain, fans dan ofisial. Di sana (Israel) kami pernah bermain dengan masalah dan konflik, kami juga pernah bermain jauh dari Israel. Itulah rencana B-nya," tandas Faulkner.
(mel/)











Hide Ads