Jelang Kualifikasi Liga Champions
Milan Berbekal Kemarahan
Selasa, 08 Agu 2006 10:32 WIB
Milan - AC Milan sedang marah. Demikian peringatan Cafu karena Milan harus melakoni kualifikasi ketiga Liga Champions. Namun Milan bertekad mengubah kemarahan tersebut menjadi hasil positif. Sebagai peringkat ketiga musim 2005-06, Milan memang harus menjalani babak kualifikasi Liga Champions. Di babak tersebut, Paolo Maldini cs sudah ditunggu oleh wakil Serbia, Red Star Beograd. Menghadapi Red Star di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (10/8/206) dinihari WIB, bek kanan Cafu mengaku timnya berbekal kemarahan. Apa pasal? "Kami merasa marah karena kami dipaksa memainkan babak ini karena skandal Calciopoli," ujar Cafu seperti dilansir Football Italia, Selasa (8/8/2006)."Namun, begitu kami memulai pertandingan saya yakin kami akan meninggalkan amarah itu di tempat lain dan memfokuskan diri pada pertandingan," tukasnya. Gara-gara skandal Calciopoli, Milan mengalami pemotongan angka yang membuat peringkatnya musim lalu turun dari peringkat dua ke peringkat tiga. Namun Rossoneri tergolong beruntung karena mereka diperbolehkan mengikuti kompetisi Eropa, meski mendapatkan kecaman dari UEFA karena keterlibatannya dengan skandal yang telah menjerumuskan Juventus ke Seri-B itu. (mel/)










































