Wenger Tak Mau Jumawa, Milan Gembira

Liga Champions

Wenger Tak Mau Jumawa, Milan Gembira

- Sepakbola
Jumat, 25 Agu 2006 12:04 WIB
Wenger Tak Mau Jumawa, Milan Gembira
London - Status finalis musim lalu tak membuat Arsene Wenger jumawa menghadapi Liga Champions musim ini. Sementara itu AC Milan bersuka cita dengan hasil drawing yang terhitung ringan. Keberhasilan Arsenal menembus final Liga Champions musim lalu memang terbilang fantastis. Selain statusnya yang tak diunggulkan, Arsenal menorehkan rekor baru saat gawang Jens Lehmann tak kebobolan di 10 laga.Saat kompetisi Liga Champions memasuki musim baru, Wenger tak mau cepat-cepat memasang target serupa buat klubnya. Walau berada di grup yang lebih ringan -- jika dibanding saudara sekotanya, Chelsea, tapi Wenger tak mau menganggap grupnya sebagai grup yang mudah.Disebutnya kekuatan keempat klub di grup G yang diisi Porto, CSKA Moskow dan Hamburg sangat berimbang. Performa ketiga klub tersebut di kompetisi lokal menjadi acuan Wenger."Grup ini sangat berimbang dan berada di level yang sama. Porto mampu mendominasi di Portugal, CSKA merajai Russia dan Hamburg mampu menjadi pesaing kuat Bayern Munich sampai akhir musim," papar Wenger seperti dilansir situs resmi Arsenal, Jumat (25/8/2006).Sementara itu dari Italia, hasil drawing Liga Champions disambut positif AC Milan. Tergabung di grup H, Rossoneri akan menghadapi juara Belgia Anderlecht, peringkat tiga Liga Prancis Lille, dan peringkat dua Liga Yunani AEK Athens."Saya mengharap hasil drawing yang berat, tapi pasti Anda tak akan bisa menyebut grup ini sebagai berat. Lille dan AEK lolos melalui babak kualifikasi, sedangkan Anderlecht adalah wakil Belgia yang yang bukan tim top Eropa," sahut direktur Milan, Umberto Gandini.Gandini juga menolak anggapan yang menyatakan kalau performa Milan musim depan akan terpengaruh kasus calciopoli yang menjerat meraka di jeda musim ini. Disebutnya tak ada perubahan di tubuh Milan akibat kasus tersebut."Tak ada yang berubah. Kami tak kehilangan daya tarik kami terhadap kompetisi Eropa. Segalanya masih seperti sediakala," tegas Gandini. (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads